Perundingan dengan AS, Iran Tetap Tegas Tolak Hentikan Pengayaan Uranium

Editor: Muhammad Faizin

7 Feb 2026 12:40

Headline

Thumbnail Perundingan dengan AS, Iran Tetap Tegas Tolak Hentikan Pengayaan Uranium
Fasilitas pengayaan nuklir Iran. (Kemenlu Iran)

KETIK, SURABAYA – Iran kembali menunjukkan sikap keras dalam perundingan nuklir dengan Amerika Serikat. Teheran menolak permintaan Washington untuk menghentikan aktivitas pengayaan uranium, meskipun jalur diplomasi antara kedua negara masih dibuka.

Seorang diplomat yang mengetahui langsung jalannya pembicaraan mengungkapkan bahwa Iran tidak bersedia menjadikan penghentian pengayaan uranium sebagai bagian dari kesepakatan. “Iran menolak untuk mengakhiri pengayaan uranium dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat,” ujar diplomat tersebut.

Menurut sumber itu, bagi Iran, pengayaan uranium merupakan hak yang tidak dapat ditawar. Teheran menilai aktivitas tersebut sah dan tidak bertentangan dengan kepentingan nasionalnya. “Mereka menganggap pengayaan sebagai hak yang tidak bisa dicabut, bahkan dalam konteks perundingan,” kata diplomat yang menolak disebutkan namannya tersebut, seperti dikutip dari The Times of Israel, Sabtu, 7 Februari 2026. 

Iran juga menegaskan batasan agenda dalam perundingan. Teheran hanya bersedia membahas isu nuklir dan secara tegas menolak memasukkan pembahasan mengenai program rudal balistik maupun kemampuan pertahanan militernya. “Pembicaraan ini murni soal nuklir. Program misil sama sekali tidak ada di meja perundingan,” ujar diplomat itu.

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

Sikap Iran tersebut menjadi ganjalan bagi Amerika Serikat. Washington menilai penghentian atau setidaknya pembatasan signifikan pengayaan uranium sebagai langkah penting untuk membangun kepercayaan dan mencegah potensi pengembangan senjata nuklir. “Amerika menginginkan kemajuan nyata, bukan sekadar dialog tanpa konsesi,” kata sumber diplomatik itu.

Meski perundingan belum sepenuhnya terhenti, perbedaan posisi kedua pihak masih sangat tajam. Iran tetap bertahan pada prinsip kedaulatan dan kepentingan keamanannya, sementara AS mendesak adanya langkah konkret sebagai prasyarat kelanjutan negosiasi.

Isu program nuklir Iran selama bertahun-tahun menjadi salah satu sumber ketegangan utama dalam politik global dan keamanan kawasan Timur Tengah. Upaya diplomasi terus dilakukan untuk mencegah eskalasi konflik, namun pernyataan keras Iran soal pengayaan uranium menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan masih panjang dan penuh hambatan.

Baca Juga:
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai
Baca Sebelumnya

100 Finalis Berlaga di Final LIMAS Unisma, Buktikan Matematika Itu Prestisius!

Baca Selanjutnya

Alasan Haru Gereja HKBP Malang Rela Tunda Ibadah Demi Sambut Saudara NU: Kami Sudah Diberi Tempat

Tags:

Nuklir Iran Amerika Serikat Israel Negeri syiah

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H