Pertamina Merugi Meski Monopoli BBM, Pakar Ekonomi UMM Beri Resep Agar Untung

Jurnalis: Avirista Midaada
Editor: Mustopa

21 Okt 2025 16:50

Thumbnail Pertamina Merugi Meski Monopoli BBM, Pakar Ekonomi UMM Beri Resep Agar Untung
Warga antre BBM di salah satu SPBU di Kota Malang (Foto: Aris/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pakar ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyoroti masih ruginya Pertamina sebagai perusahaan BUMN yang memonopoli perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM). Praktek kecurangan dan adanya mafia di dalamnya disebut mempengaruhi kinerja Pertamina yang dinilai merugi.

Berdasarkan data yang dihimpun Pertamina memang mengalami kerugian hingga Rp285 trilliun, akibat praktek kecurangan yang terjadi di dalamnya. Kerugian itu diketahui saat Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan indikasi penyelewengan tersebut.

Muhammad Sri Wahyudi Suliswanto, pengamat ekonomi menyatakan, efisiensi menjadi hal yang perlu dilakukan oleh Pertamina agar tidak merugi terlalu banyak. Ia menyoroti tata kelola BBM yang masih belum bagus, padahal masih menguasai 85 persen pangsa pasar BBM di Indonesia.

"Adanya SPBU swasta itu mendorong persaingan, tapi kan 85 persen ini masih didominasi oleh Pertamina. Tata kelolanya masih belum baik, ada orang yang terduga mafia, itu sudah di-cut, ini jadi bukti Pak Prabowo serius secara struktur membersihkannya," ucap Sri Wahyudi, saat diskusi satu tahun pemerintahan Prabowo - Gibran.

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Yudi sapaan akrabnya mengungkapkan, dari sisi monopoli dalam konsep perusahaan negara sebenarmya tidak pada mencari keuntungan, tapi menyediakan hajat hidup dan menjaga konsumen dalam hal ini warga negara. Meski tidak berorientasi mencari keuntungan, seharusnya perusahaan milik negara itu tidak merugikan keuangan negara.

"Sehingga mengambil keuntungannya pun tidak bisa besar dalam konteks kepemilikan, beda kalau monopolinya itu monopoli lahir dari sektor swasta, monopoli dari sektor negara yang sebenarnya tidak profit oriented, cuma jangan sampai membebani negara karena selama ini kan defisit terus," jelas dekan Fakultas Ekonomi UMM ini.

Maka untuk mencapai agar tidak terus merugi dan membebani anggaran negara diperlukan tindakan bersih-bersih, untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pengelolaan hulu hilir bahan bakar minyak. Apalagi ia menilai ada beberapa oknum mafia yang memang menjadi penghambat tata kelola BBM di Indonesia.

"Ada kasus-kasus yang sudah terungkap itu, ada dalam tanda kutip mafia yang selama ini menguasai migas di kita itu akhirnya diungkap. Kemudian anak perusahaanmya juga kan ternyata terbukti, ini masih diduga ya, masih diduga untuk merugikan triliunan negara," tuturnya.

Baca Juga:
Tenteng Gas 3 kg Kosong, Kunarto Tertabrak Ojol di Jalan Brawijaya Pusat Kota Tuban

Selama ini kata Yudi, pengelolaan BBM di Indonesia juga masih ketergantungan pada asing, sehingga BBM yang dipasarkan Pertamina itu mayoritas diimpor karena pengolahannya di luar negeri. Hal ini yang mempengaruhi gejolak harga BBM di Indonesia, ketika ada kenaikan harga minyak mentah dunia yang berimbas pula.

"Karena ketergantungan dengan asing itu maka sebenarnya mekanismenya itu lebih baik mekanisme pasar. Itu untuk menjaga ketika harga minyak dunia turun ya harus ikut turun. Kan kita selama ini ketika harga minyak dunia naik," terangnya.

"Tapi ketika harga minyak dunia turun, nggak ikut turun. Ini yang perlu menjadi catatan kita. Sehingga mekanisme pasar ya harus mekanisme pasar yang sesuai dengan kondisinya ini," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Khofifah Buka Pintu Lebar! Rusia Kepincut Investasi Maritim di Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Sejarah! Kirab Budaya 2025 UIN Malang Pertama Kali Digelar di 'Kampus Atas Awan'‎

Tags:

bahan bakar minyak Badan Usaha Milik Negara  Pertamina Satu Tahun Prabowo Gibran energi

Berita lainnya oleh Avirista Midaada

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

24 Oktober 2025 19:01

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

24 Oktober 2025 18:55

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

24 Oktober 2025 18:47

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

24 Oktober 2025 05:51

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

24 Oktober 2025 05:15

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

23 Oktober 2025 15:22

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar