KETIK, SURABAYA – Persebaya diprediksi tampil kurang maksimal saat menghadapi Garudayaksa dalam lanjutan Super League 2026/2027 yang berlangsung di Stadion GBT Surabaya, Sabtu, 19 September 2026.

Kabar kurang baik ini disampaikan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares dalam konferensi pers yang berlangsung pada Jumat, 18 September 2026 di ruang media Stadion GBT Surabaya.

"Sayangnya kami memiliki beberapa pemain yang tidak 100 persen. Tapi mari lihat nanti bagaimana situasinya," kata pelatih asal Portugal tersebut.

Kendati tampil dengan kekuatan yang tidak maksimal, Tavares tetap berusaha maksimal menghadapi Garudayaksa. Ia mengungkapkan, walaupun calon lawannya merupakan tim promosi. Persebaya tetap totalitas melakukan persiapan.

"Mereka memang tim promosi dari Liga 2, belum memiliki pengalaman di Super League. Tapi jika lihat pemain yang direkrut, mereka (Garudayaksa) mendatangkan pemain berpengalaman," jelas pelatih berkepala plontos tersebut.

Baca Juga:
Persebaya vs Garudayaksa, Bernardo Tavares Lakukan Analisis Calon Lawan

Menurut Tavares, Garudayaksa banyak diperkuat pemain-pemain berkualitas. Bahkan, mereka berlabel pemain tim nasional di negara mereka masing-masing.

"Mereka ada yang pernah memperkuat Tim Nasional Serbia, Tim Nasional Haiti, Tim Nasional Republik Ceko dan banyak yang bermain dari Liga Utama Portugal, Azerbaijan," jelasnya.

Dengan deretan pemain-pemain berkualitas, menurut Tavares menunjukkan jika Garudayaksa bukan hanya ingin tampil di Liga 1. Sebaliknya, mereka ingin menunjukkan kekuatan dan bersaing dengan tim di Liga 1 lainnya.

"Selain itu sangat sulit untuk memprediksi pertandingan berjalan seperti apa. Apakah mereka bermain dengan formasi lima, formasi empat. Apakah mereka melakukan pressing tinggi, sulit untuk diketahui," tegasnya

Baca Juga:
Cetak Satu Gol ke Gawang PSIM, Jadi Motivasi Alex Martins Tampil Maksimal di Laga Selanjutnya

Ia berharap pada pertandingan nanti, Persebaya mampu tampil konsisten sehingga kembali mendapatkan tiga poin. Sekaligus memperkecil ketertinggalan perolehan poin dari tim-tim yang berada di papan atas klasemen sementara Liga 1.

Pemain Persebaya, Risto Mitrevski juga mengamini ucapan Tavares. Menurutnya siapapun lawannya tidak bisa dianggap enteng, termasuk Garudayaksa.

"Kami melihat pertandingan demi pertandingan, bahwa setiap lawan memiliki pemain yang bagus, skuad yang bagus dan mereka termotivasi terutama ketika mereka datang ke sini untuk bermain melawan kami," jelasnya.

Sebagai contoh, lonjakan semangat permainan dari PSIM. Bermain di Stadion GBT dengan dukungan puluhan ribu suportee, membuat kedua tim tampil maksimal.

Bahkan PSIM yang merupakan tim tamu, tampil sangat percaya diri. Mereka berhasil menyulitkan Persebaya, walaupun Bajul Ijo berstatus sebagai tuan rumah.

"Bisa kalian lihat, ketika kami menekan pada 15-20 menit pertama, mungkin jika kami mencetak gol. Kami akan memenangkan pertandingan dengan selisih dua atau tiga gol, tetapi kemudian mereka mulai bermain, setiap orang memiliki tim yang bagus, jadi tidak ada pertandingan yang mudah," tegasnya. (*)