Permasalahan Sampah di Sleman Tanggung Jawab Siapa?

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

13 Jun 2024 08:50

Thumbnail Permasalahan Sampah di Sleman Tanggung Jawab Siapa?
Imbauan larangan di tempat pembuangan sampah liar, pinggir jalan Kabupaten, Gamping, Sleman, selatan RS Akademik UGM (13/6/2024). (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, SLEMAN – Darurat sampah saat ini masih melanda Kabupaten Sleman. Dampaknya ketika melintasi sejumlah titik jalanan di seputar Bumi Sembada sudah tidak senikmat dulu lagi.

Pantauan Ketik.co.id, penyebabnya ada sesuatu yang tidak sedap di pandang mata. Belakangan sangat mudah ditemukan keberadaan sampah yang berserakan di pinggir jalan, didepan rumah penduduk, bahkan di bak sampah pun kondisinya sampai berbau busuk menyengat membuat kita prihatin.

Dosen Universitas Tidar Magelang Chaidir Iswanaji SE M.Ak, mencoba mengkaji masalah ini. Seperti masyarakat pada umumnya, menurutnya, warga Sleman juga ingin melihat kota, jalan dan lingkungan sekitar bersih sehat dan enak di pandang mata.

Pria kelahiran 8 Maret 1976 yang dikenal memiliki kepedulian lingkungan ini menyebutkan, akar masalah tersebut bisa dilihat dari jumlah penduduk Sleman ratusan ribu jiwa dengan berbagai aktivitasnya. Serta tingkat konsumsi mereka yang jelas akan menambah daftar panjang pengelolaan sampah.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Selain itu, buruknya pengelolaan sampah ditinjau dari kesehatan akan memberikan dampak munculnya berbagai macam penyakit.

Foto Chaidir Iswanaji Dosen Universitas Tidar yang selama ini dikenal memiliki kepedulian lingkungan. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)Chaidir Iswanaji Dosen Universitas Tidar yang selama ini dikenal memiliki kepedulian lingkungan. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

"Setiap warga sebenarnya bisa melakukan secara mandiri dalam mengelola sampahnya, misalkan dengan mengurangi jumlah sampah hasil konsumsi, penggunaan kembali beberapa jenis sampah kepada pabrik atau mendaur ulang menjadi pupuk atau sebuah kreasi kerajinan dari sampah plastik," terangnya.

Langkah Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan pengelolaan dengan sistem 3P yaitu: pengumpulan, pengangkutan dan pembuangan ternyata belum cukup untuk menangani berbagai jenis sampah. Baik itu sampah organik, sampah plastik dan logam, serta sampah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Sedangkan strategi lainnya yakni dengan pengelolaan plant pengkomposan oleh orang yang sudah bekerja di bidang sampah, mensortir sampah rumah tangga dan menggalakan pengiriman daerah-daerah yang membutuhkan kompos.

Untuk itu Chaidir berpendapat, Pemkab Sleman sudah selayaknya mempunyai proyek penghijauan taman kota dan lain-lain dengan kompos serta budaya penggunaan kompos untuk lahan pertanian, perkebunan, maupun perikanan.

Selain sampah hasil olahan konsumsi warga, menurut Chaidir, ada prospek lain yaitu kertas bekas. Karena rata-rata kebutuhan sampah kertas 11,22% setiap tahunnya yang dapat didaur ulang oleh pabrik tertentu dengan ikatan kontrak agar pasokan rutin tidak terputus.

"Saya ingin di setiap jalan-jalan atau depan rumah warga kembali bersih sehat," harapnya.

Untuk itu, perlu digaungkan slogan motivasi semisal 'Dilarang memungut sampah di kampung ini!'.

Karena untuk mewujudkan Bank sampah yang sukses, harusnya dimulai dengan membangun konsep bahwa sampah itu berharga, bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Di akhir perbincangannya, Chaidir mengkampanyekan mari ciptakan lingkungan sehat, job creation dan penghasilan tambahan bagi penabung sampah. Tumbuhkan kembali rasa sayang lingkungan mulai dari diri kita. (*)

Baca Sebelumnya

Penunjukan Pj Bupati Simeulue, Tokoh Masyarakat Minta Harus dari Luar Daerah

Baca Selanjutnya

Proliga Voli Hadir di Kota Malang, Saksikan Megawati Hangestri Berlaga Hari Ini!

Tags:

Kabupaten Sleman Chaidir Iswanaji Darurat Sampah Pemkab Sleman DLH Sleman UPT Pelayanan Persampahan Sleman Bacawabup Sleman Peduli lingkungan

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar