KETIK, TULUNGAGUNG – Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menghadiri agenda strategis bertajuk "Implementasi Ekoteologi dan Literasi Qur’an dalam Ekosistem Pendidikan Tinggi Islam Berdampak" yang diselenggarakan di Gedung UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung, Kamis, 16 April 2026 malam.
Acara ini menjadi momentum istimewa dengan kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Kehadiran tokoh nasional ini memberikan penguatan signifikan mengenai urgensi integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan akademik serta pelestarian lingkungan.
Peresmian Fasilitas Strategis
Dalam rangkaian acara tersebut, Menteri Agama juga menandatangani prasasti peresmian dua fasilitas vital kampus:
Baca Juga:
RSUD dr. Iskak Tulungagung Akselerasi Transformasi Layanan Tipe A melalui Internalisasi Budaya “SEHATI”1. Gedung Laboratorium Terpadu
2. Gedung Klinik UIN Tulungagung
Langkah ini disimbolkan sebagai komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas riset dan layanan kesehatan bagi seluruh civitas akademika serta masyarakat sekitar.
Penambahan fasilitas ini diharapkan mampu mengoptimalkan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
Baca Juga:
Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak LumpuhEkoteologi: Jembatan Iman dan Lingkungan
Dalam arahannya, Menag Nasaruddin Umar menekankan bahwa Al-Qur’an menyimpan pesan ekologis yang mendalam. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam harus menjadi pionir dalam melahirkan generasi yang religius sekaligus berwawasan lingkungan.
“Ekoteologi adalah jembatan antara iman dan tanggung jawab terhadap alam. Ini bukan sekadar wacana, tapi harus menjadi gerakan kolektif di lingkungan pendidikan tinggi Islam,” tegas Menag.
Membangun Ekosistem yang Berdampak
Selain seremonial peresmian, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi ilmiah dan penguatan literasi Al-Qur’an. Tujuannya jelas: menciptakan ekosistem kampus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kelestarian ekosistem global.
Hadirnya Plt. Bupati Ahmad Baharudin dalam acara ini juga menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan tinggi Islam. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia, berilmu luas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam di Tulungagung. (*)