Perjuangan Tak Kenal Lelah: Dari Anak Buruh Tani Menjadi Wisudawan Terbaik

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

19 Feb 2025 19:10

Thumbnail Perjuangan Tak Kenal Lelah: Dari Anak Buruh Tani Menjadi Wisudawan Terbaik
Wisudawan terbaik FBS Unesa, Muhammad Azhar Adi Mas'ud. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Lahir dari keluarga kurang mampu tidak menyurutkan semangat Muhammad Azhar Adi Mas'ud untuk mengejar pendidikan tinggi. Ayahnya, Asrup, bekerja sebagai buruh tani, sementara ibunya, Suharnanik, menjadi buruh pembungkus kerupuk untuk membantu perekonomian keluarga.

Berkat tekad dan kerja kerasnya untuk mengubah nasib, pemuda yang akrab disapa Azhar ini berhasil meraih beasiswa KIP Kuliah dari pemerintah. Beasiswa tersebut membawanya ke Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk menempuh pendidikan di Program Studi S1 Sastra Indonesia.

Dengan dedikasi tinggi, Azhar menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97. Prestasi gemilang ini mengantarkannya menjadi wisudawan terbaik di kampusnya.

"Saya lahir dari keluarga sederhana. Ayah saya hanya buruh tani dengan penghasilan yang tidak seberapa. Untuk membantu keluarga, ibu saya rela menjadi buruh pembungkus kerupuk di desa," ujar Azhar, Rabu, 19 Februari 2025.

Baca Juga:
Halalbihalal IPSI Labuhanbatu, Mimpi Nyata Tingkatkan Silaturahmi dan Prestasi

Sejak kecil, Azhar telah menunjukkan ketertarikannya pada dunia literasi, yang kemudian membawanya memilih jurusan Sastra Indonesia di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa. Tak hanya berprestasi di bidang akademik, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi serta menjadi jurnalis di Direktorat Humas dan Informasi Publik Unesa.

"Selama kuliah, saya tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif di kegiatan non-akademik untuk mengasah soft skill sebagai bekal masa depan," tambahnya.

Azhar juga berhasil mengharumkan nama Unesa dengan meraih medali emas dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 tahun 2024 yang diselenggarakan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dalam kompetisi tersebut, ia bersama tim dari Unesa menciptakan inovasi berupa peralatan makan berbahan organik, yakni dari pelepah pisang dan ampas tahu.

"Dalam Pimnas, saya mengangkat inovasi peralatan makan berbahan organik, seperti pelepah pisang dan ampas tahu, yang dapat dimakan dan terurai secara alami," jelasnya.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Azhar berencana melanjutkan studi ke jenjang magister dan mewujudkan cita-citanya sebagai pendidik. Ia ingin membagikan ilmu serta pengalamannya kepada generasi berikutnya.

"Jika ada kesempatan, saya ingin melanjutkan pendidikan magister karena cita-cita saya adalah menjadi pendidik. Selain itu, saya ingin menginspirasi anak muda bahwa tidak ada yang mustahil jika kita berjuang dan bekerja keras," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemerintah Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Jadi 18 Persen Tahun 2025

Baca Selanjutnya

Fraksi PKS DPRD Surabaya Beri Catatan Khusus untuk Proyek Surabaya Waterfront Land

Tags:

Pendidikan Unesa FBS Buruh tani Kerja keras Prestasi Pimnas

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar