KETIK, BREBES – Ribuan warga memadati jalanan di sekitar Desa Kedawon, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, untuk menyaksikan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-30 Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hasaniyah Kedawon, Senin, 24 Agustus 2026.

Pawai yang memadukan nilai religius dan kearifan lokal tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan santri, alumni, serta masyarakat sekitar.

Beragam atraksi dan kreasi turut ditampilkan sepanjang rute kirab budaya.

Momentum tiga dekade Ponpes Al Hasaniyah di dunia pendidikan Islam itu diwarnai penampilan drumband dan marching band yang membuka barisan pawai.

Selanjutnya, peserta menampilkan berbagai kreasi karnaval dan tarian daerah yang menyuguhkan kekayaan budaya Nusantara.

Baca Juga:
Siap Evaluasi Setiap Keluhan Warga Menuju Brebes Beres, RSUD Maksimalkan Pelayanan Humanis

Kirab gunungan menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Gunungan besar berisi hasil bumi dan jajanan diarak sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 30 tahun berdirinya Ponpes Al Hasaniyah.

Pimpinan Ponpes Al Hasaniyah Kedawon, Dr. KH. Nuridin Syamsudin, M.Pd., mengatakan Harlah ke-30 sengaja dikemas dalam bentuk pawai budaya sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus merawat tradisi lokal.

“Usia 30 tahun adalah momentum matang bagi pesantren untuk terus berkontribusi bagi umat. Melalui pawai budaya ini, kami ingin menunjukkan bahwa santri tidak hanya mengaji, tetapi juga kreatif, mencintai budaya Nusantara, dan selalu menyatu dengan masyarakat,” ujarnya sebelum melepas peserta pawai.

Baca Juga:
HUT ke-81 RI: Atlet Brebes Berprestasi Tingkat Nasional hingga ASEAN Diguyur Penghargaan

KH. Nuridin Syamsudin juga menyampaikan bahwa Ponpes Al Hasaniyah memiliki komitmen menjaga tradisi dan merawat barisan Ahlussunnah wal Jamaah menuju Indonesia Emas.

Ia berharap pawai budaya tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meneladani para ulama, wali, dan para pendahulu yang telah berjasa bagi kemaslahatan umat.

Kemeriahan mencapai puncaknya ketika kirab gunungan memasuki titik akhir pawai. Warga yang telah menunggu tampak berebut isi gunungan sebagai bagian dari tradisi ngalap berkah.

Seluruh rangkaian perayaan Harlah ke-30 Ponpes Al Hasaniyah berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan dari Barisan Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama serta kepolisian.

Kapolsek Larangan, Kompol Suryantoni, yang turut hadir dan mengawal jalannya kirab, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan pawai budaya tersebut.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban dan persatuan selama kegiatan berlangsung.(*)