KETIK, SITUBONDO – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-208 sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan bekerja sama dengan Burnik City menggelar lomba mancing yang diikuti 400 peserta yang datang dari berbagai daerah di Situbondo, Minggu 2 Agustus 2026.
Kegiatan lomba mancing yang berlangsung di aliran sungai Burnik City ini di buka oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo Akmad Yulianto dan disaksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kadiskoperindag, Kadisnakkan, Camat Situbondo dan tamu undangan lainnya.
“Kegiatan ini salah satu rangkaian agenda perayaan Harjakasi dan HUT RI tahun 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba mancing juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga, komunitas pemancing, serta mendukung pengembangan destinasi wisata dan ekonomi lokal Burnik City Kabupaten Situbondo,” ujar Plt Sekda Situbondo, Yulianto dalam sambutannya.
Dengan adanya event ini, lanjut Sekda Situbondo, panitia berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan ini. “Ada sekitar 400 peserta yang mengikuti lomba mancing ini dengan menebar ikan lele sebanyak 3 kwintal,” tutur Plt Sekda Situbondo.
“Melalui peringatan Harjakasi ke-208 dan HUT ke-81 RI, Pemerintah Kabupaten Situbondo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, serta bersama-sama membangun Situbondo yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing dan naik kelas,” kata Yulianto.
Baca Juga:
Turnamen Kasti Bupati Situbondo Cup Meriahkan Harjakasi dan HUT RISementara itu, Kadari Ketua Paguyuban Burnik City sekaligus ketua panitia mengatakan, kmbali Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan bekerja sama dengan Paguyuban Burni City kembali menggelar event tahunan Lomba Mancing yang bertempat di kawasan Burni City.
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah peningkatkan daya tarik wisata daerah, sekaligus menjadi sarana olahraga dan rekreasi bagi masyarakat. Selain itu, event ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi komunitas mancing dalam menyalurkan hobi mereka,” tutur Kadari.
Melalui ajang ini, kata Kadari, panitia penyelenggara juga berupaya untuk mempromosikan daya tarik wisata Burni City kepada masyarakat luas serta mengedukasi penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan guna menjaga kelestarian ekosistem perairan pada umum.
Tak hanya itu yang disampaikan Kadari, namun dia juga mengatakan bahwa, kegiatan lomba mancing di Burnik City ini, dilaksanakan rutin setiap tahunnya pada bulan Agustus. “Dengan adanya kegiatan ini, UMKM di Burnik City omzetnya bisa meningkat,” kata Kadari.
Baca Juga:
Artis Legendaris Trie Utami Paparkan Gagasan Ekspedisi 1.000 Kilometer Panarukan–Anyer di Forum Selasaan SitubondoMelalui kegiatan lomba mancing ini, imbuh Kadari, panitia mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai. “Peserta yang berhasil memperoleh ikan dengan berat terbesar mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan,” pungkas Kadari.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat hingga penyerahan hadiah kepada para pemenang. Warga berharap lomba mancing seperti ini dapat menjadi agenda rutin karena mampu mempererat silaturahmi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. (*)