KETIK, SURABAYA – Dee Lestari kembali hadir menyapa pembaca lewat debut karya dongeng terbarunya. Sepanjang karier penulisannya dengan 22 buku yang diterbitkan, buku bertajuk "Bintang Utara" menjadi salah satu buku literatur anak yang pertama kali ia tulis.

Kisah Bintang Utara sebenarnya berasal dari pesanan khusus keluarga Erwin Pujono yang akan melepas anaknya menikah. Sepasang orangtua itu meminta Dee Lestari untuk menuliskan lagu sebagai iringan momen istimewa tersebut. Sampai akhirnya, Dee menuliskan kisah tersebut menjadi sebuah karya literatur anak berkat saran dari Erwin Pujono. 

Alasan Dee tidak hanya sebatas terinspirasi kisah orang lain, dirinya memang menggeluti dunia dongeng sejak kecil, namun hanya sebagai pembaca. Menurutnya, dongeng sudah menjadi bagian kecil karena saat ini, dirinya akan selalu menyempatkan membeli buku dongeng akibat waktu kecil budget dari orangtua tidak sebanyak itu untuk membeli buku. Ketertarikan membaca dongeng ini membuatnya bercita-cita untuk menuliskan buku dongeng sendiri. 

"Jadi, karena saya punya rasa sentimental yang begitu tinggi pada dongeng, makanya salah satu cita-cita tertinggi saya dalam karier menulis adalah ketika saya bisa bikin, menulis buku dongeng saya sendiri." Dikutip dari unggahan Instagram @nourakids.

Bintang Utara sendiri mengisahkan sebuah keluarga di Desa Pengrajin Cahaya. Lintang Tsuraya, sang Bintang Utara harus menentukan jalan hidupnya antara menetap di awan atau turun ke Bumi. Sampai akhirnya, Lintang memilih untuk turun dan mengikuti jalan hidupnya sendiri. Keputusan ini membuat orangtuanya harus belajar merelakan sang anak yang menjalani kehidupan yang dipilihnya sendiri.

Baca Juga:
Tiga Novel Legendaris Dee Lestari Digarap Jadi Serial Netflix, Ada Perahu Kertas hingga Rapijali

Uniknya, buku tersebut awalnya hanya dibuat sebatas cenderamata pernikahan. Kini karya literatur pertama Dee akan dinikmati oleh banyak orangtua maupun anak-anak. Tercatat  1.197 eksemplar sudah terpesan dalam unggahan @nourakids. (*)