Perdagangan Akhir Pekan Rupiah Melemah 0,49 Persen ke Level Rp15.2.95/US$

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Marno

4 Mar 2023 09:47

Thumbnail Perdagangan Akhir Pekan Rupiah Melemah 0,49 Persen ke Level Rp15.2.95/US$
Ilustrasi pergerakan pasar uang. (Foto: Anna/Pexels)

KETIK, JAKARTA – Rupiah tampaknya belum mampu melawan kuatnya dollar AS pada perdagangan akhir pekan ini. Hal ini terlihat dari nilai tukar Rupiah yang melemah 0,49 persen dengan nilai Rp 15.2.95/US$.

Dalam empat pekan terakhir rupiah belum mengalami penguatan sama sekali, bahkan sempat menyentuh level terendah Rp 15.320/US$ sejak 12 Januari lalu.

Walaupun belum perkasa melawan kuatnya dollar AS, namun kinerja rupiah masih lebih baik dibanding mata uang negara Asia sepanjang 2023 ini. 

Melansir data Refinitiv, hingga Jumat (3/3/2022) rupiah tercatat masih menguat 1,9% melawan dolar AS. Dibandingkan mata uang Asia lainnya, hanya rupee India yang juga menguat melawan dolar AS, yang lainnya melemah.

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Posisi rupiah saat ini berada di urutan ke-empat mata uang dunia, hanya kalah dari Peso Meksiko, Forint Hungaria dan Koruna Ceko. 

Sedangkan pada 1 Maret lalu Badan Pusat Statistik atau BPS merilis inflasi pada Februari tumbuh 5,47% year-on-year (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya 5,28%.

Sementara itu inflasi inti kembali menurun menjadi 3,09% (yoy), berdasarkan laporan BPS. Angka itu menjadi yang terendah sejak September tahun lalu.

"Tekanan inti masih dianggap moderat," kata Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS.

Baca Juga:
Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

BPS mengungkapkan penurunan inflasi inti ini sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan tingkat suku bunga acuan. Adapun, komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen inti adalah sewa rumah dan upah asisten rumah tangga.

Sedangkan untuk menjaga stabilitas Rupiah, Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan instrumen operasi moneter Term Deposit Valuta Asing Devisa Hasil Ekspor (TD Valas DHE). Aturan ini yang banyak dinanti para pelaku pasar.

Berdasarkan data dari Bahana Sekuritas suku bunga deposito valas yang diberikan BI berkisar antara 4,6% - 5,2% dengan tenor satu sampai enam bulan. Suku bunga tersebut lebih tinggi dari yang diberikan perbankan Singapura di kisaran 4,12% - 4,68%.

Dilihat sekilas kondisi kini berbalik, perbankan di Singapura terlihat perlu menaikkan suku bunga agar bisa mempertahankan deposito valas mereka.(*)

Baca Sebelumnya

Sektor Pariwisata Jatim Meningkat 124 Persen Tahun 2022

Baca Selanjutnya

Surabaya X Beauty, Ajang Jastipers Meraup Untung

Tags:

Ekonomi uang Nilai tukar rupiah dollar Inflasi investor

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H