Pengurusan UHC Berbelit, Keluarga Pasien Keluhkan Penarikan Biaya Pengobatan di Puskesmas Omben

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Rahmat Rifadin

8 Mei 2025 08:24

Thumbnail Pengurusan UHC Berbelit, Keluarga Pasien Keluhkan Penarikan Biaya Pengobatan di Puskesmas Omben
Nota atau kwitansi biaya pengobatan pasien yang mengeluhkan Puskesmas Omben (Foto: Mat Jusi/Ketik co.id).

KETIK, SAMPANG – Keluarga pasien keluhkan penarikan biaya pengobatan di Puskesmas Omben. Padahal Kabupaten Sampang sudah menyandang Universal Health Coverage (UHC).

Selain itu, pasien atas nama Nariyah, warga Plampaan, Kecamatan Camplong tergolong warga miskin dan sebelumnya tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Kepala Puskesmas Omben, drg. Yuanita Purnamawati, menyatakan bahwa pihaknya telah menawarkan opsi Universal Health Coverage (UHC), namun ditolak oleh keluarga pasien.

"Pasien datang ke kita memang tidak mau pakai BPJS, dia maksa minta dilayani umum, kami sudah arahkan untuk pakai UHC, tapi pasien tetap tidak mau BPJS," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga:
Ratusan Peserta PBI JKN di Lebak Direaktivasi, Dinsos Imbau Warga Tak Panik

Namun, penjelasan tersebut dibantah oleh keluarga pasien. Jamali, kerabat Nariyah, menjelaskan bahwa permintaan dilayani secara umum dilakukan karena proses aktivasi UHC terlalu lama.

"Awalnya memang saya minta dilayani umum, namun saya disuruh ngurus dulu oleh Bu Hananah pihak Puskesmas, tapi setelah saya urus, UHC-nya baru aktif tanggal 29 April," jelasnya. Rabu, 7 Mei 2025.

"Padahal pengurusan sudah saya mulai dari tanggal 24. Saya bingung, karena pasien sudah keluar dan kami sudah membayar, baru dengar UHC-nya aktif," tukasnya.(*)

Baca Juga:
Di HUT ke-18 Gerindra, Susanto Agus Priyono Tegaskan Kesiapan Maju Wali Kota Tegal
Baca Sebelumnya

Sah! Kepengurusan PAW PPLP-PT PGRI Tuban Resmi Dikukuhkan

Baca Selanjutnya

Perayaan Kelulusan Sekolah di Kota Batu Diimbau Digelar Sederhana

Tags:

Keluarga Pasien Puskesmas Omben UHC Biaya Pengobatan Pasien UHC

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

18 April 2026 05:00

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

17 April 2026 16:35

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

17 April 2026 11:20

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

17 April 2026 06:10

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

16 April 2026 09:33

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

15 April 2026 19:22

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda