KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengukuhkan kepengurusan baru Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Jember periode 2025–2030. Bupati Jember Muhammad Fawait berharap kepengurusan yang baru mampu mengembangkan olahraga masyarakat sekaligus menghadirkan kegiatan yang memberi dampak nyata terhadap perekonomian daerah.

Prosesi pelantikan berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin, 27 Juli 2026 dan dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Ketua Kormi Jawa Timur, Debie Sisilia Samoa.

Dalam sambutannya, Gus Fawait mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik sekaligus menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas kontribusi mereka dalam memajukan olahraga masyarakat di Jember.

"Saya ucapkan selamat kepada pengurus Kormi Kabupaten Jember yang baru terlantik. Terima kasih juga kepada pengurus sebelumnya atas kontribusinya," kata Gus Fawait.

Ia menekankan bahwa setiap program maupun kegiatan yang diselenggarakan Kormi harus memiliki manfaat yang luas. Menurutnya, event olahraga masyarakat tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga perlu mampu menggerakkan sektor ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:
JFC 2026 Usung Tema HEAL, Presiden JFC Ajak Masyarakat Rawat Kemanusiaan dan Bumi

"Kalau Kormi membuat event, harus terukur dan memiliki multiplier effect sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Sebagai contoh, Gus Fawait menyinggung penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang dinilai berhasil memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, dukungan anggaran dari pemerintah mampu menghasilkan perputaran ekonomi yang jauh lebih besar.

Ia menyebut dukungan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap JFC pada 2025 berhasil memicu transaksi ekonomi hingga puluhan miliar rupiah di berbagai sektor usaha.

"Kalau ada Inorga yang mampu menghadirkan event besar dan berdampak pada ekonomi, tentu akan kami dukung. Nilai manfaatnya harus melebihi anggaran yang dikeluarkan," ujarnya.

Baca Juga:
Gus Fawait Sebut JFC Jadi Kebanggaan Dunia, Diyakini Dongkrak UMKM dan Ekonomi Jember

Selain JFC, Pemkab Jember juga memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi marching band yang dinilai mampu menarik kunjungan peserta dari luar daerah dan berdampak positif bagi pelaku usaha lokal.

Gus Fawait berharap ke depan kejuaraan marching band di Jember dapat berkembang menjadi ajang berskala nasional bahkan internasional sehingga mampu meningkatkan jumlah wisatawan serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Kormi Jawa Timur, Debie Sisilia Samoa, mengungkapkan bahwa Kabupaten Jember telah ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kormi 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

"Peserta dan keluarga yang hadir diperkirakan lebih dari seribu orang. Kehadiran mereka tentu akan meningkatkan perputaran ekonomi di Jember," katanya.

Di sisi lain, Ketua Kormi Kabupaten Jember, Tri Basuki, memastikan persiapan atlet terus dilakukan secara bertahap. Program latihan telah dimulai sejak Januari 2026, sedangkan pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung mulai 7 Agustus 2026.

Tri menargetkan setiap Induk Organisasi Olahraga (Inorga) mampu menyumbangkan dua medali emas pada Porprov Kormi 2027. Dengan target tersebut, Kormi Jember optimistis dapat mengumpulkan sekitar 30 medali emas dari seluruh cabang olahraga masyarakat yang dipersiapkan. (*)