Pengurus Forum Anak Bondowoso Diminta Jadi Pelopor Anti-Bullying

Jurnalis: Haryono
Editor: Rahmat Rifadin

18 Des 2025 18:01

Thumbnail Pengurus Forum Anak Bondowoso Diminta Jadi Pelopor Anti-Bullying
Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso, Mohammad Imron dalam kegiatan pra pengukuhan Pengurus Forum Anak Bondowoso (FAB) Periode 2026–2028 sosialisasi tentang pencegahan perundungan (bullying), 18 Desember 2025. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso, Mohammad Imron, menegaskan bahwa menjadi pengurus Forum Anak Bondowoso (FAB) bukan sekadar gaya-gayaan atau mengejar sertifikat, melainkan sebuah amanah besar sebagai representasi suara ribuan anak di Bondowoso.

Penegasan tersebut disampaikan Imron dalam kegiatan pra pengukuhan Pengurus Forum Anak Bondowoso (FAB) Periode 2026–2028 yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan perundungan (bullying), Kamis (18/12/2025).

“Selamat kepada adik-adik yang terpilih. Kalian adalah pucuk pimpinan dari ribuan anak di Kabupaten Bondowoso. Tapi ingat, Forum Anak adalah mitra pemerintah dan penyambung lidah teman-teman sebaya yang mungkin belum berani bersuara,” ujar Imron.

Ia menjelaskan, materi pencegahan bullying sengaja diberikan karena lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak justru kerap menjadi lokasi terjadinya kekerasan. Menurutnya, bullying bukan sekadar candaan khas remaja.

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Foto Saat foto bersamaSaat foto bersama

“Bullying adalah bentuk kekerasan yang dapat merusak mental, menurunkan prestasi, bahkan dalam kondisi ekstrem bisa mengancam nyawa,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Imron juga menekankan pentingnya peran 2P, yakni Pelopor dan Pelapor, yang harus dijalankan secara nyata oleh pengurus Forum Anak. Sebagai Pelopor, para pengurus diminta menjadi teladan di lingkungan sekolah dengan berani merangkul teman yang tersisih serta membela korban perundungan.

“Menjadi keren itu bukan dengan memukul atau mengejek, tetapi dengan merangkul dan melindungi,” katanya.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Sementara sebagai Pelapor, pengurus Forum Anak diharapkan mampu menjadi mata dan telinga pemerintah di lapangan. Jika mengetahui adanya praktik kekerasan di sekolah yang ditutup-tutupi, mereka diminta tidak ragu untuk melapor.

“Dinas Sosial P3AKB akan selalu berdiri di belakang kalian untuk melindungi hak-hak anak,” imbuh Imron.

Ia juga menitipkan tiga pesan kunci pencegahan bullying yang harus disebarluaskan ke sekolah masing-masing. Pertama, mengenali empat bentuk perundungan, yaitu fisik, verbal, sosial, dan cyber bullying, yang seluruhnya merupakan pelanggaran hak anak.

Kedua, berani menjadi Pelopor dan Pelapor. Imron mengingatkan bahwa sikap diam para saksi justru menjadi “bahan bakar” bagi pelaku untuk terus melakukan perundungan. Ketiga, mengampanyekan kebijakan Zero Tolerance terhadap kekerasan di sekolah dengan berkoordinasi bersama guru BK serta memanfaatkan kanal pengaduan di Dinas Sosial P3AKB.

“Adik-adik adalah agen anti-kekerasan. Jadikan Forum Anak Bondowoso sebagai rumah yang paling aman bagi anak-anak yang merasa tersisihkan,” pesannya.

Melalui Forum Anak Bondowoso Periode 2026–2028, Imron berharap angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bondowoso dapat ditekan secara signifikan serta terwujudnya sekolah ramah anak.

“Kita ingin setiap anak di Bondowoso bisa belajar, bermain, dan tersenyum tanpa rasa takut,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

Baca Selanjutnya

PT. Socfindo Kebun Lae Butar Kembali Salurkan 3 Ton Beras

Tags:

Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso Forum Anak Bondowoso (FAB) sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) Bondowoso Berkah

Berita lainnya oleh Haryono

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

19 April 2026 18:12

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

18 April 2026 14:23

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

18 April 2026 13:19

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

17 April 2026 20:01

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

17 April 2026 19:46

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend