Pengrajin Keripik Tempe Sanan Malang Berhadapan dengan Banyak Pesaing

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

14 Jun 2024 06:50

Thumbnail Pengrajin Keripik Tempe Sanan Malang Berhadapan dengan Banyak Pesaing
Proses produksi keripik tempe milik Imam di Kampung Sanan. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kampung Sanan yang berlokasi di Kecamatan Blimbing telah dikenal sebagai sentra pengrajin keripik tempe di Kota Malang. Terdapat sekitar 500 pengrajin yang ada di Sanan sehingga menyebabkan persaingan semakin ketat. 

Hamzah selaku karyawan pabrik Keripik Tempe "Amanah" menjelaskan banyaknya tantangan dirasakan oleh para pengrajin tempe di Sanan karena jumlah pesaing yang meningkat.

"Pemasarannya agak sulit, banyak pesaing. Kadang juga susah kalau kedelainya mahal. Penjualannya ini di Kota Batu dan ke Kalimantan," ujarnya saat ditemui, Jumat (14/6/2024). 

Hamzah telah bekerja selama lima tahun di pabrik rumahan yang sudah lama berdiri itu. Ia bersama delapan pegawai lainnya bisa memproduksi hingga 1 ton kedelai. 

Baca Juga:
BNI Bantu Pasar Sawojajar Kota Malang Naik Kelas Jadi Pasar Modern Berbasis Digital

"Kalau tempenya bisa sampai 50 lonjor itu ditangani tiga orang. Di sini proses pembuatannya mulai dari perebusan kedelai sebanyak dua kali, kemudian dibentuk lonjoran perlu waktu dua hari. Setelah itu dipotong tipis, digoreng dua kali agar tidak cepat ayem (tidak renyah)," jelasnya. 

Sementara Imam selaku pemilik usaha Keripik Tempe "Amanah" menjelaskan, untuk pemasaran biasanya produknya dipasarkan melalui Toko Pusat Oleh-oleh Khas Malang, Lancar Jaya.

Namun, tidak semua produk dari pengrajin tempe di Kampung Sanan dapat dipasarkan di sana. 

"Kalau di Jogja, seperti produksi bakpia, itu kan semua produknya diambil. Sedangkan kami selama ini pemasarannya agak repot. Maunya ya dibantu memasarkan," ucapnya. 

Baca Juga:
Beli Rumah 2 Lantai di De Cassablanca Malang, Warga Kecewa Hanya Terima Dokumen 1 Lantai

Imam juga harus lihai menyikapi harga kedelai yang mengalami naik turun. Ketika harga kedelai naik, ia terpaksa harus menaikkan harga keripik tempenya. 

"Paling tinggi itu harga kedelai di Rp 15.000 per kilogram, biasanya cuma Rp 10.000 an. Kalau sekarang sudah di Rp 10.500 harga kedelainya," katanya. 

Keripik tempe buatannya itu biasa dihargai Rp 7.500 tiap packnya. Beruntungnya, penjualan keripik tempenya cukup stabil dan telah memiliki pelanggan tetap. 

"Kalau penjualannya sekarang ini ya, alhamdulillah stabil. Di sini ramai kalau pas Hari Raya, sudah ada pelanggan tetap juga," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Stok Beras di Jember 17 Ribu Ton, Bulog: Aman hingga Akhir Tahun

Baca Selanjutnya

Kembangkan Ide Bisnis dari Perpustakaan, HMJ Ilmu Perpustakaan UINSU Medan Gelar Seminar Start-up dan Perpustakaan

Tags:

Keripik Tempe Sanan Kampung Sanan Pengrajin Keripik Tempe Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H