Pengamat Sebut Gubernur KDM Datang ke BI untuk Jaga Citra Menkeu Purbaya

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

23 Okt 2025 09:32

Headline

Thumbnail Pengamat Sebut  Gubernur KDM Datang ke BI untuk Jaga Citra Menkeu Purbaya
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Toto Izul Fatah. (Foto: LSI)

KETIK, JAKARTA – Kedatangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke Bank Indonesia untuk mengklarifikasi tuduhan dana mengendap di bank sekitar Rp 4,17 triliun, justru untuk menjaga citra Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sedang moncer saat ini. Bukan untuk menyerangnya, apalagi mempermalukannya.

“Bantahan Dedi Mulyadi setelah datang ke BI, bahwa dana mengendap itu tidak ada, justru untuk menjaga citra Pak Purbaya, agar ke depan kalau bicara data harus akurat. Apalagi sebagai menteri keuangan,” kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Jakarta, Kamis (23/10/2025). 

Menurutnya, Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu tidak sedang berkonflik, apalagi bermusuhan dengan Menkeu Purbaya. KDM sudah benar datang ke BI untuk memastikan dana mengendap sebagaimana diungkapkan Menkeu Purbaya itu tidak benar.

Sebagaimana disampaikan KDM usai mengecek ke BI, tak ada dana mengendap sebesar Rp 4,17 triliun, baik di BJB maupun di bank lain. Yang ada adalah dana kas daerah dalam bentuk giro untuk keperluan belanja Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dan itupun, menurut KDM, tidak sebesar yang diungkapkan Menkeu Purbaya. Hanya Rp 2,5 triliun.

Baca Juga:
Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

KDM juga menjelaskan, yang di BI itu laporan per 30 September. Dan BI tak punya data laporan harian. Karena laporan yang berkala atau harian itu dilakukan Pemprov Jabar ke Kemendagri.
 
Atas ketidakbenaran data yang diklaim Menkeu Purbaya dari BI sebagai dana mengendap itu harusnya juga tidak membuat menteri yang dianggap koboy itu kehilangan muka. Purbaya justru harus berterimakasih kepada KDM, sekaligus menegur orang-orang BI jika mereka  telah memberinya data tidak akurat.

Namun begitu, kata Toto, bantahan KDM itu tetap harus menjadi peringatan buat Purbaya agar ke depan lebih berhati-hati dan tak asal bicara. Apalagi, dalam kontek Purbaya saat ini sedang menjadi magnet publik yang merindukan tampilnya sosok pejabat yang bersih dan tegas terhadap berbagai praktik kotor penyelewengan keuangan negara. 

“Jangan sampai blunder demi blunder terus mewarnai sepak terjang Pak Purbaya yang sedang berkibar saat ini. Nah, KDM sebagai gubernur yang berasal dari partai penguasa, mencoba mengingatkan Pak Purbaya dengan data yang akurat lewat bantahannya. Karena KDM sadar, jika Menkeunya rusak, efeknya juga berimbas ke Presiden Prabowo,” tegasnya.

Toto berpendapat, KDM dan Purbaya itu merupakan aset bangsa yang sedang dibutuhkan saat ini. Karena itu, keduanya harus dijaga, dirawat dan didukung, bukan untuk dihadap-hadapkan sebagai musuh. 

Baca Juga:
BP Batam Tegaskan Komitmen Benahi Persoalan Investasi di Hadapan Menteri Keuangan Purbaya

“Saya sedih, jika KDM dan Purbaya kehabisan masa kadaluarsanya sebagai tokoh populer yang sedang dirindukan publik. Meskipun, ini semua kembali kepada keduanya untuk mampu menjaga stamina ketokohannya melalui berbagai program dan kebijakan yang positif buat bangsa dan negara,” ungkapnya.

Baca Sebelumnya

Bapperida Lebak Kawal Progres SPAM 2025 untuk Perluas Akses Air Bersih

Baca Selanjutnya

Pendataan Rumah di Blitar Diduga Libatkan Kerabat Wali Kota, Nepotisme atau Prosedur Biasa?

Tags:

LSI Denny JA llsi GUBERNUR JABAR gubernur kdm gubernur dedi mulyadi dedi mulyadi Menkeu menteri keungan menkue purbaya Purbaya dana mengendap Kemenkeu Kementerian Keuangan Menteri Keuangan

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar