KETIK, MALANG – Penertiban PKL di kawasan Jalan Veteran dan Jalan Surabaya, Kota Malang, membuahkan hasil. Melihat kawasan yang semakin tertib, Satpol PP Kota Malang mulai merencanakan penyiapan titik pantau baru.
Kepala Satpol PP Kota Malang, Prayitno, menjelaskan pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Sekda maupun Wali Kota Malang. Pasalnya, selama ini kedua kawasan tersebut banyak ditempati PKL sehingga menimbulkan kepadatan arus lalu lintas.
"Ini direspons baik oleh banyak pihak, mulai dari pimpinan, netizen, dan pihak kampus. Uji coba itu dirasakan secara luas, sudah bagus ketertibannya," ujarnya, Kamis, 8 Oktober 2026.
Penertiban sendiri telah dilaksanakan sekitar satu bulan. Prayitno tak memungkiri banyak PKL yang bergeser ke titik lainnya.
Namun, menurutnya, perpindahan tersebut terjadi secara sporadis dan belum menimbulkan dampak signifikan. Kondisi berbeda terjadi ketika ribuan mahasiswa dari dua kampus besar beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
Baca Juga:
Konflik Penutupan Jalan Griya Shanta Masih Berlanjut, Audiensi Dishub Kota Malang dan Warga Belum Hasilkan Solusi"Dampak signifikan tidak seperti halnya saat ribuan mahasiswa dua kampus besar ini memanfaatkan kebutuhan belanja makanan ringan di area kampus. Sehingga dampak kemacetan, kesemrawutan itu dan pelanggaran Perda, utamanya di jalur yang dilarang oleh daerah untuk tidak ada PKL tercapai," ungkapnya.
Beberapa titik yang menjadi perhatian ialah kawasan Stasiun Kota Malang, Alun-Alun Merdeka, hingga Kayutangan Heritage. Kawasan tersebut yang kemudian akan menjadi titik pantau berikutnya.
"Jelas ini ikon Kota Malang, kan ada Alun-Alun Merdeka, Kayutangan, dan stasiun. Untuk yang sangat menonjol dan gampang dilihat itu sering terjadi penumpukan dan titik nongkrongnya dari penikmat jajanan pedagang ini," lanjutnya.