Penerangan Tak Memadai, Laga Kediri vs Lamongan Ditunda

Jurnalis: Yudha Fury
Editor: Mustopa

10 Sep 2023 15:55

Thumbnail Penerangan Tak Memadai, Laga Kediri vs Lamongan Ditunda
Pemain kedua tim yang bertanding terlibat benturan demi benturan untuk meraih kemenangan. (Foto : Deltafams untuk Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Kesiapan panitia penyelenggara cabang olahraga sepak bola pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur tahun 2023 patut dipertanyakan. Menyusul dihentikannya laga Lamongan vs Kediri di Stadion Jenggolo, Sidoarjo karena alasan penerangan tak memadai, Minggu (10/8/2023).

Sejak peluit babak pertama ditiup, pertandingan lanjutan sistem gugur babak 8 besar sebenarnya berlangsung menarik. Kedua tim yang berhadapan yakni Kediri dan Lamongan langsung tancap gas. 

Peluang demi peluang terus tercipta melalui skema permainan yang rapi. Tak jarang pemain dari kedua tim berbenturan saat berebut bola. 

Bahkan benturan keras pun sempat terjadi di lapangan tengah. Sehingga pengadil lapangan harus mengeluarkan kartu merah pada kepada pemain Lamongan nomor punggung 16.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

Unggul jumlah pemain, tim Kediri langsung merespon cepat dengan sejumlah serangan berbahaya, terlebih mereka tertinggal lebih dulu. 

Sayangnya saat berhasil membalikkan keadaan, dengan skor 2-1, tim Kediri mengendurkan tekanan dan akhirnya Lamongan berhasil menyamakan kedudukan 2-2.

Pertandingan pun dilanjutkan dengan babak tambahan waktu 2x15 menit. Namun bukannya berlanjut, pertandingan justru ditunda dengan alasan force majeure.

“Wasit menyatakan tak sanggup untuk melanjutkan pertandingan, lantaran penerangan yang kurang, berisiko pada keselamatan pemain dan atas kesepakatan bersama pertandingan ditunda,” ujar Local Organization Committee (LOC) Setyono saat ditemui di lapangan Jenggolo, Minggu (10/9/2033).

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Setyono juga mengakui Stadion Jenggolo bukan lapangan yang ideal untuk menyelenggarakan pertandingan malam hari. “Sebenarnya sudah kami antisipasi, namun ternyata infrastrukturnya, kekuatan lampunya tidak seperti yang diharapkan untuk pertandingan malam hari,” lanjutnya.

Meski sepakat, pelatih tim Kabupaten Kediri, Muslim Habibi merasa sangat kecewa dengan keadaan lapangan, lantaran kans timnya memenangkan pertandingan cukup besar. 

“Kecewa pastinya, apalagi tim lawan dalam keadaan letih, semoga ke depannya tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini,” ucapnya.

Ia juga berharap agar penyelenggara benar-benar maksimal mengantisipasi semua keadaan. Sehingga permasalahan kurangnya penerangan dalam stadion tidak terjadi lagi.

Senada dengan lawan, pelatih tim Kabupaten Lamongan Didik Ludianto juga mengutarakan kekecewaannya. Tapi, ia tetap menghargai keputusan wasit.

“Pasti kecewa, tapi kami menghormati keputusan wasit yang menyatakan tak sanggup melanjutkan pertandingan karena penerangan yang tujuan utamanya untuk menjaga keselamatan pemain,” jelasnya.

Pertandingan rencananya akan kembali dilanjutkan pada Senin (11/9/2023) dengan melanjutkan babak tambahan 2x15 menit dan susunan pemain yang sama seperti hari ini. Kediri dengan 11 pemain dan Lamongan dengan 10 pemain.(*)

Baca Sebelumnya

Hasil Lengkap Liga 2 2023/2024: 5 Klub Menang Identik, 2 Laga Berakhir Imbang

Baca Selanjutnya

Move on dari GP San Marino, Mario Aji Berharap Balapan Perdana GP India Bawa Keberuntungan

Tags:

Porprov Jatim 2023 Jenggolo sidoarjo kediri Lamongan penerangan lapangan sepakbola

Berita lainnya oleh Yudha Fury

Garasi DAMRI Surabaya Terbakar, 1 Unit Bus Listrik Hangus

22 Juni 2024 09:51

Garasi DAMRI Surabaya Terbakar, 1 Unit Bus Listrik Hangus

PDAM Surya Sembada Surabaya Sembelih 13 Ekor Sapi, Sebagian Didistribusikan ke Masjid Sekitar

18 Juni 2024 13:20

PDAM Surya Sembada Surabaya Sembelih 13 Ekor Sapi, Sebagian Didistribusikan ke Masjid Sekitar

Mantan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari Segera Jalani Sidang Perkara TPPU

3 Mei 2024 00:29

Mantan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari Segera Jalani Sidang Perkara TPPU

Peringati Hardiknas, Polresta Sidoarjo Bicara tentang Bullying

2 Mei 2024 22:00

Peringati Hardiknas, Polresta Sidoarjo Bicara tentang Bullying

Korupsi Pasang Baru PDAM Delta Tirta, Mantan Kepala Cabang Akui Tak Dilibatkan Soal Penagihan

26 April 2024 02:50

Korupsi Pasang Baru PDAM Delta Tirta, Mantan Kepala Cabang Akui Tak Dilibatkan Soal Penagihan

Ini Cara PT Tjiwi Kimia Bertahan di Era Perkembangan Teknologi Digital

24 April 2024 10:18

Ini Cara PT Tjiwi Kimia Bertahan di Era Perkembangan Teknologi Digital

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar