Pendidik Kesetaraan di Jombang Didorong Kuasai Konsep Deep Learning untuk Pembelajaran Bermakna

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

13 Nov 2025 09:00

Thumbnail Pendidik Kesetaraan di Jombang Didorong Kuasai Konsep Deep Learning untuk Pembelajaran Bermakna
Workshop Perangkat Pembelajaran Deep Learning Pendidikan Kesetaraan yang diikuti oleh para pendidik dari PKBM dan SKB se-Jombang.

KETIK, JOMBANG – Upaya peningkatan kualitas pendidikan kesetaraan di Kabupaten Jombang terus dilakukan secara berkelanjutan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang bersama DPD ASTINA Jombang menggelar Workshop Perangkat Pembelajaran Deep Learning Pendidikan Kesetaraan yang diikuti oleh para pendidik dari PKBM dan SKB se-Jombang.

Kegiatan yang digelar di Aula 2 Disdikbud Jombang ini diikuti oleh 52 pendidik pendidikan kesetaraan dari berbagai lembaga non formal. Melalui pelatihan ini, para pendidik diajak untuk memahami konsep deep learning dalam pembelajaran, yaitu pendekatan yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik.

Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat kapasitas guru dan tutor pendidikan kesetaraan agar mampu merancang perangkat pembelajaran adaptif terhadap perkembangan zaman. 

“Kami ingin para pendidik mampu menerapkan pembelajaran yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan karakter peserta didik,” ujarnya.

Baca Juga:
Pembangunan Tower Ilegal di Sumobito Jombang Dihentikan Petugas Satpol PP, Ini Penyebabnya

Lebih jauh, pendekatan deep learning pendidikan kesetaraan bukan hanya soal pemanfaatan teknologi digital, melainkan juga tentang bagaimana pendidik membangun pengalaman belajar yang bermakna, inklusif, dan humanis. Dengan cara ini, peserta didik dapat memahami materi secara mendalam sekaligus menumbuhkan minat belajar sepanjang hayat.

“Melalui workshop ini, kami berharap pendidik pendidikan kesetaraan di Jombang mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Deep learning bukan semata tentang teknologi, tetapi tentang menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata,” lanjut Wor Windari.

Selain meningkatkan kompetensi, workshop deep learning Disdikbud Jombang ini juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi. Sinergi ini penting untuk memperkuat penyelenggaraan pendidikan non formal agar sejajar dengan pendidikan formal dalam hal mutu dan inovasi.

Disdikbud Jombang menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pendidik kesetaraan merupakan kunci dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. 

Baca Juga:
SKB Menteri Ditindaklanjuti, Disdik Jatim Keluarkan Aturan Gadget di Sekolah

“Kami berharap para pendidik mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang tidak hanya sesuai kurikulum, tetapi juga menumbuhkan karakter, kompetensi, serta semangat belajar sepanjang hayat,” pungkasnya. 

Dengan adanya workshop deep learning pendidikan kesetaraan di Jombang ini, pemerintah daerah berharap para pendidik semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang dan mampu mencetak generasi pembelajar yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. (*)

Baca Sebelumnya

Khofifah Bahas Kerja Sama Strategis dengan Singapura ! Menlu Vivian Balakrishnan Terpukau Potensi Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Buka Lahan dengan Cara Ilegal, Tiga Warga Kintamani Diringkus Usai Rusak 193 Pohon di Kawasan Hutan

Tags:

Pendidikan Kesetaraan Disdikbud Jombang Deep learning Pelatihan Pendidikan Kualitas pendidikan PKBM SKB pendidikan nonformal Astina Jombang berita jombang pendidikan jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar