Pemkot Malang Waspada Inflasi pada Momen Puasa dan Pemilu 2024

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

12 Jan 2024 07:39

Thumbnail Pemkot Malang Waspada Inflasi pada Momen Puasa dan Pemilu 2024
Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang sempat digelar Pemkot Malang untuk kendalikan inflasi. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang terus memantau laju inflasi, khususnya menjelang perayaan Pemilu 2024 dan puasa. Strategi-strategi yang telah dicanangkan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) didorong untuk selalu dikembangkan dan juga evaluasi secara rutin.

Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah mengingatkan pemerintah daerah untuk waspada akan inflasi pada dua momen tersebut. 

"Kita sudah diingatkan oleh pemerintah pusat bahwa nanti ada puasa, hari raya, dan juga di bulan Februari ada Pemilu. Saya minta tetap berjalan agar stabilitas komiditi yang akan naik bisa kita intervensi. Kalau komoditi kan naik-turunnya berubah-ubah," jelas Wahyu, Jumat (12/1/2024).

Wahyu menjelaskan, berdasarkan arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), salah satu komoditas yang perlu intervensi ialah jagung. 

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

"Jagung ini kan sudah berimplikasi sebagai bahan pakannya ayam, nah ini kita akan intervensi lagi," ucapnya. 

Selain itu bahan pokok lain yang perlu diperhatikan ialah cabai dan bawang merah yang sempat mengalami kenaikan harga cukup tinggi. Namun Pemkot Malang bersama TPID berhasil mengintervensi yang menyebabkan menurunnya angka inflasi.

"Kemarin kita intervensi, kemudian bekerjasama dengan Bulog. Ada beberapa komoditi dari hasil intervensi dengan TPID alhamdulillah menyebabkan inflasi kita turun," tutur Wahyu. 

Pada tahun 2024 ini Wahyu berkomitmen untuk melanjutkan strategi yang telah diterapkan pada Desember 2023 lalu. Salah satunya dengan melanjutkan Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang diterapkan di tiga pasar. 

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu

"Sementara kita ada tiga, di Pasar Dinoyo, Pasar Blimbing dan Pasar Besar. Pada Desember kemarin itu sudah cukup baik, kita tingkatkan kualitasnya. Dari tiga pasar itu sudah cukup memberikan hasil terkendalinya harga komoditi," paparnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi sempat menjelaskan tidak menutup kemungkinan Warung Tekan Inflasi diterapkam di tiap kecamatan.

"Artinya bisa terjangkau oleh masyarakat. Warung ini sementara di tiga pasar dulu, nanti kita berlanjut sampai lebaran, bulan Maret akan kita siapkan terus. Bisa juga kita tambah lagi di tiap kecamatan ada," jelas Eko.

Sejauh ini setiap warung mendapatkan gelontoran hingga 5 ton beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) dan 5 ton beras merk lainnya. Selain itu, 1-2 ton bawang merah dan bawang putih pun selalu habis terjual. 

"Kami juga memasok komoditas cabai sekitar 1-2 ton lebih, itu satu hari habis semua di tiap warung. Diskopindag mempersiapkan warung tekan inflasi ini untuk barang-barang yang mengalami fluktuasi dan kontribusi terhadap inflasi yang cukup tinggi," lanjutnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ini 12 Strategi Tekan Inflasi ala Pemkot Malang

Baca Selanjutnya

Korban Hanyut Dam Kali Sono Belum Ditemukan, Tim SAR Fokus Pencarian di Sekitar TKP

Tags:

Antisipasi Inflasi Puasa 2024 pemilu 2024 tekan inflasi Inflasi kota malang Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

16 April 2026 19:44

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

16 April 2026 19:16

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H