Pemkot Malang Intervensi Komoditas yang Berpotensi Terdampak Inflasi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

19 Des 2023 08:50

Thumbnail Pemkot Malang Intervensi Komoditas yang Berpotensi Terdampak Inflasi
Ilustrasi suasana di salah satu pasar di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Pemkot Malang melakukan intervensi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok. Intervensi sebagai upaya menekan angka inflasi di Kota Malang.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam High Level Meeting menjelaskan, terdapat beberapa bahan pokok yang berpotensi mengalami kenaikan. Diantaranya cabai rawit, cabai merah, bawang merah, beras, gula pasir dan sebagainya. 

"Dari kajiannya Bada Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, ada beberapa komiditi yang memang menjadi potensi kenaikan inflasi. Ada cabai rawit, cabai merah, bawang merah, beras dan gula pasir, ini harus kita intervensi," ucap Wahyu, Selasa (19/12/2023).

Salah satu intervensi yang dilakukan ialah dengan pemantauan ketersediaan barang di distributor. Termasuk dengan operasi pasar yang dilakukan bersama OPD terkait, diharapkan mampu mengendalikan inflasi di Kota Malang.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

"Termasuk juga akan melihat ke distributor dan juga pasar untuk bisa melihat sejauh mana perkembangan di sana. Selain itu juga untuk mengetahui stok yang tersedia. Kami dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengantisipasi lonjakan inflasi. High Level Meeting juga salah satu intervensi untuk bisa mengantisipasi dan menekan angka inflasi," bebernya.

Angka inflasi di Kota Malang sendiri dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan. Bulan September, inflasi sebesar 0,18 persen dan meningkat pada Oktober sebesar 0,26 persen. Pada November angka tersebut kembali naik hingga 0,40 persen. Kenaikan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh komoditas cabai.

"Memang secara nasional, cabai sekarang sudah tidak terkendali. Mungkin karena dari stok, kondisi iklim yang saat ini tidak baik-baik saja akhirnya mengakibatkan (harga) cabai jadi lebih pedas," tuturnya.

Di sisi lain Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menjelaskan saat ini harga cabai mulai menunjukkan penurunan.

Baca Juga:
Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

"Harga cabai sempat naik, sampai hari ini sudah mengalami penurunan. Kemarin dari harga 1 kg sekotar Rp 80.000 sekarang sudah sekitar Rp 50.000 sehingga ada penurunan," ujar Eko.

Selama ini upaya Diskopindag dalam pengendalian inflasi diwujudkan dalam operasi pasar dan juga pasar murah. Setiap satu minggu sekali, kegiatan tersebut rutin dilakukan. 

"Upaya untuk pengendalian inflasi ada pasar murah, operasi pasar, itu yg harus dilakukan. Kita selalu mengadakan seminggu sekali ada operasi pasar terutama beras, minyak, gula. Biasanya untuk satu truk bisa sekitar 8 ton yang diberikan," tambah Eko. (*)

Baca Sebelumnya

Jelang Nataru Satpol PP Surabaya Bakal Gelar Patroli Besar-Besaran

Baca Selanjutnya

Tips Mengurangi Suara Berisik pada Mobil Bermesin Diesel

Tags:

Inflasi kota malang Diskopindag Kota Malang harga bahan pokok

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar