Pemkot Kediri Perkuat Infrastruktur Kesehatan Lingkungan Lewat Optimalisasi Pengelolaan IPLT

Jurnalis: Angga Prasetya
Editor: Mustopa

2 Feb 2026 17:27

Thumbnail Pemkot Kediri Perkuat Infrastruktur Kesehatan Lingkungan Lewat Optimalisasi Pengelolaan IPLT
Mbak Wali saat menggelar senam bersama sekaligus memperkenalkan IPLT Kota Kediri (Pemkot Kediri)

KETIK, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri terus memperkuat infrastruktur kesehatan lingkungan melalui optimalisasi pengelolaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Pengolahan sanitasi modern itu akan menjadi investasi kesehatan dan lingkungan masa depan Kota Kediri.

Proyek pengelolaan sanitasi ramah lingkungan di Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto itu diproyeksikan tidak hanya tempat pengelolaan limbah, melainkan simbol modernisasi sanitasi yang diyakini akan meningkatkan kualitas hidup warga Kota Kediri. IPLT diproyeksikan bakal beroperasi dalam waktu dekat.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartikasari mengatakan, IPLT akan dioperasikan pada Maret 2026. Saat ini pihaknya tengah fokus pada persiapan operasional IPLT, di antaranya dengan menyiapkan tenaga operasional IPLT lewat berbagai pelatihan dengan menghadirkan narasumber dari balai sanitasi.

"Kami akan adakan pelatihan supaya Insya Allah bulan Maret sudah bisa dioperasionalkan. Sementara karena masih belum terbentuk UPT jadi masih 20 orang dari supir truk tinja, security, dan tenaga kebersihan," kata Endang.

Baca Juga:
Praktik Kesehatan Ilegal di Ogan Ilir Diduga Makan Korban, Pengamat Minta Kemenkes Turun Tangan

Untuk mendukung operasional itu saat ini Dinas PUPR Kota Kediri sedang menyusun kajian untuk UPT IPLT, perda air limbah hingga penyusunan sedot lumpur tinja terjadwal. Kedepan Pemkot Kediri akan menjadwalkan sedot lumpur tinja, baik di instansi maupun masyarakat.

"Karena seharusnya tangki septik itu 3-5 tahun harus disedot untuk menghindari risiko bocor dan mencemari air bawah tanah. Untuk kapasitas IPLT masih 15 meter kubik per harinya. Sebenarnya kebutuhannya 30 meter kubik namun ini sementara waktu sampai 2030 masih mencukupi. Insya Allah dapat melayani 50.000 KK," imbuhnya.

Pengelolaan sanitasi modern yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2024 itu juga dilengkapi dengan taman ramah yang menjadi fasilitas dari IPLT. Taman itu digadang menjadi sarana rekreasi sekaligus edukasi tentang keberedaan IPLT.

"Fungsi IPLT ini banyak sekali. Selain pengolahan tinja di sini juga mendukung sanitasi yang layak untuk mencegah berbagai macam penyakit. Ini harus kita kenalkan karena sangat penting dan banyak manfaatnya," kata Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

Baca Juga:
Mbak Wali Lantik Pj Sekda Kota Kediri, Tekankan Integritas dan Optimalisasi Pelayanan Publik

Mbak Wali sapaan akrabnya berpesan agar masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas pengolahan limbah domestik agar lebih aman, ramah lingkungan dan tidak mencemari lingkungan sekitar. Mulai dari menjaga kebersihan, ketertiban, hingga keindahannya dengan tidak merusak. Mbak Wali juga berpesan agar pemanfaatan potensi ekonomi tidak sampai mengabaikan fungsi instalasi.

"Apalagi kalau sampahnya bisa dipilah dan yang masih bernilai ekonomi bisa dimanfaatkan. Tolong dijaga taman ini agar nanti Taman Ramah ini tetap indah dan menjadi ikon baru di Kelurahan Campurejo," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Siap-Siap! Presiden Siapkan Gerakan Indonesia ASRI, Tekankan Kebersihan dan Penataan Kota

Baca Selanjutnya

Hati-Hati Dipanggil Kejaksaan! Presiden Ingatkan Pimpinan Lama BUMN Bertanggung Jawab Kelola Aset Negara

Tags:

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja IPLT Kota Kediri Diskominfo Kota Kediri Pemkot Kediri Kementerian Kesehatan Mbak Wali Sanitasi Modern

Berita lainnya oleh Angga Prasetya

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

12 April 2026 14:37

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

10 April 2026 17:03

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

9 April 2026 18:36

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

9 April 2026 17:40

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

9 April 2026 15:32

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

9 April 2026 13:02

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar