Pemkot Batu Gali Potensi Budaya Lokal, Kesenian dan Sejarah Disiapkan Jadi Daya Tarik Wisata

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Aziz Mahrizal

17 Jan 2026 14:39

Thumbnail Pemkot Batu Gali Potensi Budaya Lokal, Kesenian dan Sejarah Disiapkan Jadi Daya Tarik Wisata
Festival Bantengan Nuswantara, salah satu event tahunan dari Pemerintah Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki Kota Batu mulai digarap serius oleh Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) untuk dikembangkan sebagai identitas daerah sekaligus magnet baru pariwisata.

Upaya tersebut dilakukan melalui penggalian dan penguatan potensi kebudayaan daerah sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata serta pembangunan karakter daerah. Langkah ini dinilai penting mengingat latar belakang masyarakat Kota Batu yang berasal dari berbagai suku dan budaya.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyampaikan bahwa potensi kebudayaan Kota Batu sejatinya sangat besar, namun belum tergarap secara optimal untuk ditampilkan kepada wisatawan.

“Kebudayaan Kota Batu sangat beragam karena masyarakatnya berasal dari berbagai suku dan pendatang yang menetap di sini. Ini menjadi potensi besar yang saat ini sedang kami gali,” ujar Politisi Gerindra ini saat ditemui beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Menurutnya, pengembangan kebudayaan tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang Kota Batu. Keberadaan sejumlah prasasti dinilai menjadi bukti kuat kekayaan sejarah yang dapat dijadikan pijakan dalam membangun identitas budaya daerah.

“Kalau kita melihat sejarah prasasti yang ada di Kota Batu, itu bisa menjadi pintu masuk untuk menggali potensi kebudayaan. Daerah lain sudah memiliki ikon budaya, seperti Bali dengan tari Kecak atau Yogyakarta dengan Ramayana. Pertanyaannya, di Batu ini apa yang harus kita tampilkan?” katanya.

Mas Heli, sapaan akrabnya, menyatakan kesenian lokal seperti bantengan dan pencak silat sebagai kekayaan budaya yang berpotensi dikembangkan. Meski demikian, ia mengakui kesenian tersebut juga ditemukan di daerah lain, sehingga diperlukan penguatan identitas agar memiliki kekhasan Kota Batu.

“Bantengan dan pencak silat ada di Batu, tetapi juga diakui di beberapa daerah lain. Di sinilah pentingnya kreativitas seniman dan upaya pematenan agar memiliki ciri khas Batu,” ucapnya.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Ia menegaskan Kota Batu memiliki sumber daya seniman yang melimpah, mulai dari perupa hingga seniman tari. Potensi tersebut dinilai perlu dikelola secara terarah agar menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

“Seniman di Kota Batu itu banyak, dari perupa sampai penari. Ini harus kita kelola dan patenkan. Jadi wisatawan yang datang ke Batu tidak hanya menikmati alam, tetapi juga disuguhi potensi budaya,” jelas Mas Heli.

Komitmen Pemkot Batu dalam pemajuan kebudayaan juga tercermin dalam audiensi antara Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) dan pemerintah daerah yang menghasilkan tujuh kesepakatan strategis. Salah satu poin utama adalah mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemajuan Kebudayaan agar segera masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

Terpisah, Ketua DKKB, Sunarto, menjelaskan bahwa naskah akademik Ranperda tersebut disusun secara partisipatif dengan melibatkan akademisi dan konsultan, serta berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

“Naskah akademik ini disusun secara partisipatif oleh DKKB, akademisi, dan konsultan. Di dalamnya memotret kebutuhan masyarakat melalui konsep Giri Wana Tirta,” terang Sunarto.

Kesepakatan lainnya mencakup penyelarasan visi pemajuan kebudayaan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga pembangunan karakter daerah berbasis kearifan lokal dapat menjadi prioritas sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta.

Selain itu, Pemkot Batu juga sepakat melakukan kajian mendalam terkait pendirian Museum Daerah serta penguatan perlindungan cagar budaya. Langkah ini dinilai penting mengingat kekayaan sejarah Kota Batu yang tercatat sejak era Prasasti Sangguran. (*)

Baca Sebelumnya

Selamat! Anang Hermansyah Lulus S2 dengan Nilai A, Perjuangannya Penuh Haru

Baca Selanjutnya

BNN dan Bea Cukai Bongkar Laboratorium Rahasia Vape Narkotika di Apartemen Elite Sudirman, Dua WNA Diamankan

Tags:

Kebudayaan Kota Batu Dewan Kesenian Kota Batu Pemajuan Kebudayaan Kota Batu Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

14 April 2026 22:03

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

14 April 2026 18:10

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

14 April 2026 16:11

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

14 April 2026 15:18

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

14 April 2026 15:14

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar