Pemkab Bandung Kejar Target Indeks Inovasi Daerah “Sangat Inovatif” 2024

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

4 Jun 2024 10:01

Thumbnail Pemkab Bandung Kejar Target Indeks Inovasi Daerah “Sangat Inovatif” 2024
Kepala Bapperida Kab Bandung, Marlan, bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna. (Foto: Iwa/Keti.co.id)

KETIK, BANDUNG – Dalam rangka menaikkan angka indeks Innovative Goverment Award (IGA) Kabupaten Bandung dan meraih target indeks inovasi daerah “Sangat Inovatif”, Pemkab Bandung melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mengembangkan berbagai inovasi berikut ekosistemnya.

Kepala Bapperida Kabupaten  Bandung, Marlan menyebutkan, jumlah inovasi Kabupaten Bandung hingga akhir tahun 2023 tercatat 473 inovasi. Antara lain terdiri dari 53 inovasi tata kelola pemerintahan, 293 inovasi pelayanan publik, dan 127 inovasi daerah lainnya.

“Hal tersebut menunjukkan banyaknya inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. Semoga dengan semakin banyaknya inovasi yang terus diciptakan, akan dapat mendukung target peningkatan indeks inovasi daerah pada tahun 2024 sehingga tercapai target indeks inovasi daerah “Sangat Inovatif”,” kata Marlan di Kantor Bapperida Kab Bandung, Selasa (4/6/2024).

Hingga tahun 2023, lanjut Marlan, indeks inovasi daerah Kabupaten  Bandung masih memiliki predikat inovatif dengan capaian 51,52 poin. Hal tersebut menunjukkan bahwa kuantitas/jumlah inovasi harus pula diimbangi dengan kualitas pelaporan inovasi yang baik pula.

Baca Juga:
ITS Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Inovasi Bensin Sawit dan Teknologi EBT

“Pada tahun 2024, insyaallah target peningkatan Indeks Inovasi Daerah akan tercapai, dengan melaporkan minimal 150 inovasi yang berkualitas data baik, dengan nilai di atas 85 poin, sehingga dapat menunjang pencapaian Indeks Inovasi Daerah predikat Sangat Inovatif,” kata Marlan.

Selain untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, inovasi juga ditujukan untuk mendorong pembangunan berbagai sektor pemerintahan. Dengan demikian dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah. 

“Pengembangan inovasi tersebut diharapkan dapat membantu dalam mengatasi dan menanggulangi berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Bandung,” kata Marlan. 

Dengan semangat Bedas, lanjut Marlan, diharapkan berbagai inovasi tersebut dapat berkelanjutan dan mendukung akselerasi pembangunan. Lebih itu dapat memberikan dampak positif serta memenuhi kebutuhan dan aspirasi khususnya dalam pelayanan publik yang inklusif dan bermanfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Bandung. 

Baca Juga:
Dorong Dampak Nyata, Bupati Situbondo Resmikan Program Inovatif untuk Perempuan dan Anak

“Selain itu dengan adanya inovasi, diharapkan dapat mendukung pencapaian Visi Kabupaten Bandung yaitu "Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera" serta target pencapaian indeks inovasi daerah menjadi “Sangat Inovatif,” kata Marlan. 

Menurutnya, Bapperida juga telah membentuk Desk Inovasi Daerah atau Coaching Clinic Inovasi Daerah bagi perangkat daerah, kecamatan dan puskesmas, untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui inovasi.

Inovasi yang dikembangkan oleh berbagai perangkat daerah serta kecamatan, antara lain terdiri dari inovasi pelayanan publik, inovasi tata kelola pemerintahan, dan inovasi daerah lainnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kembangkan Produk Skincare, Happy Asmara kerjasama Bisnis dengan Universitas Brawijaya

Baca Selanjutnya

BWF Tour Indonesia Open 2024, Indonesia Wajib Sabet Juara!

Tags:

Inovasi indeks inovasi daerah bapperida bapperida kabupaten bandung inovasi bandung bedas

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H