KETIK, SURABAYA – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya sudah memasuki hari ke-28. Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 18 Mei 2026, tercatat sebanyak 162 jemaah berstatus mutasi keluar.

Rinciannya, mutasi keluar tersebut terdiri atas 1 jemaah sakit di daerah, 36 jamaah sakit di Rumah Sakit Haji, 2 jemaah hamil di asrama haji, 18 pendamping jemaah, 1 jemaah wafat di daerah, 37 jemaah tunda dari daerah, 3 jemaah tunda Mecca Route, 37 jemaah praman kosong, 2 jemaah sakit di perjalanan, 2 jemaah perpindahan nomor urut, serta 23 jemaah perpindahan kloter.

Sebagai upaya pengoptimalan keterisian kursi penerbangan, PPIH melakukan mutasi masuk sebanyak 92  jemaah yang terdiri atas 32 jemaah dari daftar belum berkloter dan 60 jemaah dari perpindahan kloter lain. Hingga saat ini, jumlah open seat tercatat sebanyak 70 kursi.

“PPIH terus melakukan optimalisasi pengisian kursi kosong agar kapasitas penerbangan tetap maksimal dan pemberangkatan jamaah berjalan efektif,” tegas As’adul Anam.

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), sebanyak 101 kloter tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal.

Baca Juga:
PPIH Embarkasi Surabaya Laporkan 16 Jemaah Alami Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci

Sementara itu, hari ke-28 sebanyak 38.690 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya ke Tanah Suci atau mencapai 88 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan, serta kenyamanan jemaah selama proses operasional penyelenggaraan ibadah haji berlangsung.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa seluruh layanan operasional terus dioptimalkan untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan dan kenyamanan jemaah.

“PPIH terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, maupun penerbangan agar seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Kondisi kesehatan jemaah juga terus menjadi perhatian utama,” tuturnya. (*)

Baca Juga:
Jemaah Haji Wafat asal Embarkasi Surabaya Bertambah Jadi 12 Orang, Ini Identitasnya