Peluang Emas! Mahasiswa Ubhara Surabaya Bisa Magang di Thailand dengan Gaji dan Fasilitas Lengkap

Jurnalis: Rina Dwi
Editor: Siti Fatimah

1 Jul 2025 10:51

Thumbnail Peluang Emas! Mahasiswa Ubhara Surabaya Bisa Magang di Thailand dengan Gaji dan Fasilitas Lengkap
Aya (tengah) dan rekan mahasiswa program magang internasional bersama Kabag Kerja Sama Luar Negeri Ubhara Surabaya, Delmarrich Bilga Ayu Permatasari (Bu Ayu) di Bossotel Hotel Chiang Mai Thailand (Foto: dok. Aya for Ketik)

KETIK, SURABAYA – Universitas Bhayangkara (Ubhara)  membuka peluang emas bagi mahasiswa yang tertarik menambah pengalaman melalui program magang internasional. 

Bekerja sama dengan Bossotel Hotel Chiang Mai dan Bangkok Thailand, kampus yang berlokasi di Kecamatan Gayungan Kota Surabaya ini memiliki program magang internasional yang berlangsung selama 1 semester. 

Kepala Lembaga Kerja Sama, Dr. Diana Rapitasari, SE, MM menjelaskan, program ini mempunyai keunggulan, yakni mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya sendiri, tetapi justru mendapatkan gaji dari perusahaan tempat magang. 

"Biasanya kalau mahasiswa kan ikut magang mengeluarkan nominal. tapi di sini tidak. Tiket pesawat dan visa memang biaya sendiri, tapi dengan mereka dapat gaji itu kembali. Jadi tidak ada biaya yang tidak dicover sama pihak sana," jelas Diana, Selasa, 3 Juni 2025. 

Baca Juga:
Wujudkan World Class University, Ubhara Surabaya Perluas Kerja Sama Lewat Program Joint Degree

Selain gaji, Diana mengatakan seringkali saat magang mahasiswa diberi tip oleh pengunjung. Tip ini yang bisa menambah uang saku mereka saat berada di sana. Belum lagi fasilitas lengkap yang disediakan, seperti tempat tinggal dan uang saku.

"Gajinya juga lumayan tinggi, itu pun belum termasuk tip dari pengunjung yang suka ngasih tip," imbuh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini.

Foto Aya (pojok kanan) dan tim Ubhara Surabaya berfoto bersama General Manager Bossotel Hotel Chiang Mai Khun Pui (baju putih) (Foto: dok. Aya for Ketik)Aya (pojok kanan) dan tim Ubhara Surabaya berfoto bersama General Manager Bossotel Hotel Chiang Mai Khun Pui (baju putih) (Foto: dok. Aya for Ketik)

Program magang internasional ini, katanya, cukup rutin diadakan oleh Ubhara Surabaya. Ini sebagai bentuk komitmen Ubhara untuk menuju World Class University dengan meluncurkan program-program internasional unggulan. 

Baca Juga:
Ikut Summer Program Gratis di Taiwan, Begini Cerita Nanda Fery Mahasiswa Ubhara hingga Dapat Tawaran S2

Salah satu mahasiswa, Amaliah Sofiana Aini sempat menceritakan pengalamannya selama menjalani program magang di Bossotel Hotel Chiang Mai. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Ubhara Surabaya ini diberangkatkan bersama 4 rekan lainnya pada November 2024 dan selesai Mei 2025. 

Aya, panggilan akrabnya, sangat tertarik dengan program ini karena mengetahui dirinya bakal mendapat uang saku setiap bulannya. 

"Di sana kami dapat uang saku sekitar setengah gaji karyawan. Kalau staff di sana itu kira-kira 12-15 juta, Saya dapat 9.000 baht, atau Rp4,2 juta.," sebut mahasiswi 23 tahun ini. 

Dari alasan inilah tanpa berpikir panjang Aya dan teman-teman langsung tertarik. Pasalnya segala fasilitas sudah terpenuhi, tugas mahasiswa hanya fokus magang dan belajar. 

"Karena kami dapat tempat tinggal dan jatah makan juga. Jadi apa yang dikhawatirkan, karena sudah disediakan semua sama orang sana," katanya. 

Program ini, menurut Aya, sangat membantu mahasiswa dalam membangun pengalaman internasional dan memperbesar peluang karier di masa depan. Menariknya, ia juga menceritakan ada alumni magang Ubhara yang berujung direkrut oleh pihak Bossotel Hotel untuk dijadikan karyawan. 

"Ada dua orang karena kinerjanya bagus, dipanggil sama pihak hotel untuk direkrut. Mereka udah kerja selama 3 atau 4 tahun, cukup lama. Malah ada yang ditawarkan kerja remote dari Indonesia mereka ngehandle sana," kata Aya. 

Foto Potret anggun Aya (kebaya merah) saat menghadiri peringatan Songkran bersama para penari tradisional Thailand dan keluarga owner Bossotel Hotel Chiang Mai. Di sana, Aya membawakan tarian Jangi Janger asal Bali (Foto: dok. Aya for Ketik.co.id)Potret anggun Aya (kebaya merah) saat menghadiri peringatan Songkran bersama para penari tradisional Thailand dan keluarga owner Bossotel Hotel Chiang Mai. Di sana, Aya membawakan tarian Jangi Janger asal Bali (Foto: dok. Aya for Ketik.co.id)

 Lebih dari sekadar pengalaman kerja, Aya merasakan kehangatan budaya kerja di Bossotel Hotel. Hubungan antara staf dan mahasiswa sangat akrab hingga seperti keluarga sendiri.

“Waktu makan siang mereka suka nanya, ‘Sudah makan? Kangen orang tua nggak?’ Semua staf dari cleaning service sampai manajer sangat humble dan perhatian,” kenangnya.

Ia pun berharap lebih banyak mahasiswa Ubhara bisa mengikuti jejaknya. Sebab baginya, program ini bukan hanya soal gaji, tapi juga pengalaman, ilmu, dan peluang masa depan.

"Profitnya buat kami sangat banyak, dari ilmunya, sertifikatnya, pengalamannya semua. Kami nggak bingung gimana biaya hidupnya, toh juga ada kemungkinan direkrut dari pihak sana," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Gubernur Khofifah: Perkemahan DPW LDII Jatim Bangun Karakter Pancasilais

Baca Selanjutnya

Josua Tarigan: AI Permudah Akuntan, Fokus pada Analisa dan Keberlanjutan

Tags:

Bossotel Hotel Chiang Mai Universitas Bhayangkara Ubhara Surabaya magang internasional

Berita lainnya oleh Rina Dwi

Haru! Desa Ngadas Kembali Salurkan Bantuan Perabotan untuk Korban Erupsi Semeru di Lumajang.

14 Desember 2025 06:45

Haru! Desa Ngadas Kembali Salurkan Bantuan Perabotan untuk Korban Erupsi Semeru di Lumajang.

Wujudkan Gerakan Hijau, KKNT Unesa Kolaborasi Aktif dengan Pemerintah Desa Trawas Mojokerto

8 Oktober 2025 22:37

Wujudkan Gerakan Hijau, KKNT Unesa Kolaborasi Aktif dengan Pemerintah Desa Trawas Mojokerto

Sakral! Mahasiswa KKN Unesa Jalani Tradisi 'Masoen' di Desa Adat Ngadas

16 September 2025 18:21

Sakral! Mahasiswa KKN Unesa Jalani Tradisi 'Masoen' di Desa Adat Ngadas

Rusaknya Grahadi dan Polsek Tegalsari, Pengamat: Melukai Identitas Sejarah Kota

7 September 2025 12:12

Rusaknya Grahadi dan Polsek Tegalsari, Pengamat: Melukai Identitas Sejarah Kota

Surabaya Wujudkan Nol Nikah Siri Lewat Nikah Massal Lontong Kupang

27 Agustus 2025 17:43

Surabaya Wujudkan Nol Nikah Siri Lewat Nikah Massal Lontong Kupang

"Toean Markoen" di ARTSUBS 2025! Antrean Mengular, Sindiran Pedas Industrialisasi

24 Agustus 2025 08:38

"Toean Markoen" di ARTSUBS 2025! Antrean Mengular, Sindiran Pedas Industrialisasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar