Peduli Standar Kemanusiaan dan Etika Tinggi, Unusa Peroleh Penilaian PSEA

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

19 Mar 2024 18:00

Thumbnail Peduli Standar Kemanusiaan dan Etika Tinggi, Unusa Peroleh Penilaian PSEA
Tim LPPM Unusa yang menangani masalah gizi bersama Unicef di Jatim, Selasa (19/3/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berhasil mendapatkan penilaian Protection from Sexual Exploitation and Abuse (PSEA). Penilaian ini menandai langkah signifikan dalam komitmennya terhadap standar kemanusiaan dan etika yang tinggi.

Hasil ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan Unusa dengan Unicef dalam menjalankan program penurunan angka stunting di wilayah Jawa Timur.

Kepercayaan tersebut tidak datang begitu saja, melainkan diikuti dengan persyaratan ketat terkait kepatuhan terhadap PSEA.

“Komitmen UNUSA terhadap PSEA mencakup delapan standar yang telah ditetapkan oleh PBB, yaitu: Kebijakan Organisasi, Manajemen Organisasi, Sistem Sumber Daya Manusia, Pelatihan Wajib, Pelaporan, Bantuan dan Rujukan, Investigasi, dan Tindakan Korektif,” ungkap Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unusa, Achmad Syafiuddin, Selasa (19/3/2024).

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Pria yang juga penerima penghargaan sebagai Profesor Terhormat (Distunguished Professor) dari Saveetha Institute of Medical and Technical Sciences (SIMATS) India ini menambahkan, dengan mencapai skor 8 atau full capacity dalam penilaian PSEA, Unusa secara efektif telah memenuhi dan bahkan melampaui standar yang ditetapkan.

Ini menandakan bahwa Unusa telah berhasil membangun lingkungan yang aman, adil, dan bebas dari segala bentuk pelecehan dan penyalahgunaan, baik dalam konteks akademik maupun administratif.

“Proses penilaian tersebut tidak hanya melibatkan penilaian internal, tetapi juga melibatkan pihak independen dari India yang ditunjuk oleh UNICEF untuk memastikan objektivitas dan kredibilitasnya," ucap Syafiuddin.

"Keputusan tersebut memastikan bahwa hasil penilaian PSEA terhadap Unusa merupakan cerminan yang akurat dari komitmen sejati dan implementasi yang efektif dari prinsip-prinsip PSEA,” ungkapnya.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Syafiuddin menilai pemberian nilai dari PSEA menunjukan bahwa Unusa telah komitmen dalam memastikan kepatuhan terhadap standar internasional yang telah ditetapkan oleh Unicef.

“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Unusa telah menjadi pionir dalam mempromosikan lingkungan kerja dan belajar yang aman, adil, dan terbebas dari segala bentuk pelecehan dan penyalahgunaan. Sebagai institusi pendidikan yang bertanggung jawab, Unusa berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan dan manajemen sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan etika yang telah ditetapkan oleh PBB,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal Unusa, Wesiana Heris Santy menuturkan, menilai prestasi Unusa dari sudut pandang lembaga internasional memang penting, bukan hanya sebagai tolak ukur kualitas institusi pendidikan, tetapi juga sebagai upaya untuk menarik minat mahasiswa asing.

“Melalui reputasi yang meningkat, Unusa dapat menjadi tujuan utama bagi mahasiswa dari seluruh dunia, yang pada gilirannya akan membantu meningkatkan reputasi global universitas kita. Ini adalah langkah penting dalam menjadikan Unusa sebagai lembaga pendidikan yang terpercaya dan diakui secara internasional,” ungkapnya.

Wesiana menambahkan, Unusa akan terus memperbaiki mutu internal Unusa sesuai dengan standar internasional. Hal ini merupakan langkah yang tak bisa diabaikan. Setiap lembaga penilai internasional memiliki standar yang berbeda-beda, oleh karena itu perlu adanya upaya berkelanjutan untuk menyesuaikan dan memenuhi standar tersebut.

“Dengan demikian, Unusa dapat terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang terkemuka di dunia,” ungkapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Ayam Lodho dan Pisang Kruel Jadi Produk Terlaris DWP Bapenda Jatim

Baca Selanjutnya

Pemerintah Bondowoso akan Beri Bantuan Hukum Masyarakat Kurang Mampu

Tags:

Unusa LPPM Unusa UNICEF Stunting di Jatim Jawa timur

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar