KETIK, SURABAYA – Momentum Hari Raya Iduladha selalu identik dengan menjamurnya pedagang hewan kurban di berbagai daerah, termasuk di Surabaya.

Sejumlah pedagang biasanya mulai membuka lapak penjualan sejak sepekan sebelum Iduladha.

Namun di tengah ramainya penjualan hewan kurban, tak semua ternak selalu habis terjual hingga hari pelaksanaan kurban.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pedagang.

Seorang pedagang hewan kurban di daerah Jalan Ketintang Baru, Surabaya, Badrus Jaman mengungkapkan, dirinya sudah mempunyai persiapan menghadapi situasi ini. Dimana terdapat hewan kurban yang tidak terjual.

Baca Juga:
Terpusat di PT SIER Surabaya, Danareksa Gandeng Baznas Tebar Daging Kurban untuk 3.800 Keluarga Prasejahtera

"Kami pelihara karena kami juga melayani akikah," katanya, Kamis, 28 Mei 2026.

Badrus menjelaskan, hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing berasal dari Dampit Kabupaten Malang dan Lumajang. Hewan-hewan tersebut tiba di Surabaya menjelang Hari Raya Iduladha.

Sementara itu soal harga jual, Badrus mengaku tidak menaikkan harga kendati saat ini sejumlah harga komoditas mulai merangkak naik akibat situasi geopolitik.

Alasan tidak menaikkan harga jual hewan kurban karena ia mengaku sudah memiliki banyak pelanggan tetap. Alhasil, Badrus merasa risau apabila pelanggan sepi lantaran harga naik.

Baca Juga:
Tren Kurban Iduladha Tahun Ini Naik, Ketum HKTI Sebut Bukti Kondisi Ekonomi RI Kian Menguat

"Untuk mempertahankan pembeli. Harganya tetap, mulai Rp2.500.000 sampai Rp8.000.000 itu kambing. Kalau sapi Rp19.000.000 sampai Rp28.000.000. Itu tergantung dengan bobotnya," jelasnya.

Menariknya, kendati Badrus memutusakan tidak menaikkan harga hewan kurban tidak berlaku pada pembeli. Menurutnya tren pembeli pada momen Iduladha 2026 mengalami penurunan.

"Sekitar 20 persen penurunan. Biasanya setiap tahun Alhamdulillah terjual 130-140 ekor kambing. Kalau sekarang (H-1 Iduladha) masih belum terjual 20 ekor," ungkapnya.

Kendati demikian, ia mengaku tetap bersyukur masih ada pelanggan yang datang ke lapaknya untuk membeli hewan kurban.(*)