Pedagang Angkringan Laporkan Ketua KPU RI ke Polda Jatim

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

23 Feb 2024 06:31

Thumbnail Pedagang Angkringan Laporkan Ketua KPU RI ke Polda Jatim
(Kanan) Kusnan didampingi dengan Persatuan Advokasi Indonesia Jawa Timur saat setelah melaporkan Ketua KPU RI di SPKT Polda Jatim. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co id)

KETIK, SURABAYA – Seorang pedagang angkringan, Kusnan melaporkan Ketua KPU RI Hasyim Asyari karena adanya tindakan menyalahi sistem dari Sistem Informasi Rekapitulasi atau Sirekap. Ia melaporkan Hasyim Asyari ke SPKT Polda Jatim pada Jumat (23/2/2024).

Cak Kusnan sapaan akrabnya menjabarkan bahwa adanya perhitungan dari Sirekap yang tidak sesuai, dirinya memberi contoh dari Dapil 5 Surabaya.

"Adanya pemberitaan bohong oleh Sirekap, kami melihat bahwa banyaknya aksi di KPU dan di beberapa daerah akibat dari tindakan Sirekap yang telah melambungkan suara dan mengecilkan suara," tutur Seniman asal Surabaya ini saat bertemu dengan awak media.

Menurutnya informasi dari Sirekap bersifat hoax atau bohong yang mengakibatkan stabilitas masyarakat yang tidak terkendali. Kusnan melaporkan Ketua KPU RI di Polda Jatim atas nama pribadi.

"Ketua KPU RI Hasyim Asyari akan segera diperiksa di Polda Jawa Timur, dari semua data yang dikeluarkan Sirekap ternyata bohong semua, ada yang ditinggikan dan ada yang dikurangi," ucapnya.

Karena adanya perubahan dari data tersebut, maka Kusnan menduga itu adalah informasi yang tidak valid yang diberikan pada masyarakat.

"Itu sudah dikeluarkan oleh KPU, Sirekap itu milik KPU dan itu milik pemerintah, Rp 70 triliun untuk Pemilu ini sia-sia, hanya membuat goyah masyarakat saja," jelasnya.

Foto Saat menunjukkan bukti bahwa Sirekap menyebarkan hoax. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Saat menunjukkan bukti bahwa Sirekap menyebarkan hoax. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Dirinya melaporkan Hasyim Asyari ke Polda Jatim karena menurutnya ini bukan ranah dari Bawaslu, tapi bersangkutan dengan pelanggaran UU ITE.

"Kalau Bawaslu itu ranahnya Pemilu, ada yang dicuri, ada yang tidak tanpa terkespos oleh media sosial atau media mainstream, kalau sudah diberikan pada masyarakat itu sudah melanggar, saya yakin itu semua salah KPU lewat Sirekap ini," tutur Kusnan.

Mengenai bukti yang dibawa, Kusnan mengaku membawa banyak bukti misalnya contoh rekap dan informasi dari Whatssapp grup. "Semuanya, Pilpres, Pileg maupun DPD," tegasnya.

Kusnan percaya dengan netralitas Polda Jatim dalam hal Pemilu 2024, maka dari itu dirinya memutuskan melaporkan Ketua KPU RI ke SPKT Polda Jatim.

"Saya punya keyakinan di Kepolisian Jawa Timur ini, benar-benar menunjukkan netralitas yang salah, salah. Yang benar, benar ," jelasnya.

"Saya mewakili banyak warga yang tidak berani untuk bersuara, saya akan tetap menyuarakan semoga kepolisian ini benar-benar jujur, adil, netral tindak undang-undang ITE ini," imbuhnya. (*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

Diskopindag Kota Malang Beri Pelatihan Hampers Lebaran bagi Pelaku Usaha Lokal

Baca Selanjutnya

Jumat Curhat, Kapolsek - Danramil Kedungkandang Blusukan ke Warkop Jaring Aspirasi dan Jaga Kamtibmas Pascapemilu

Tags:

Kusnan pedagang angkringan surabaya SPKT Polda Jatim KPU RI Hasyim Asy'ari Polda Jatim Seniman asal Surabaya Cak Kusnan

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H