Pasokan Beras SPHP Bulog Pacitan Terbatas, Pedagang Sembako Menjerit

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

5 Feb 2024 08:32

Thumbnail Pasokan Beras SPHP Bulog Pacitan Terbatas, Pedagang Sembako Menjerit
Los beras di Pasar Minulyo Pacitan, Pedagang tengah mengangkat beras untuk dijual. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Pedagang sembako di Pasar Minulyo, Pacitan, Jawa Timur, mengeluhkan terbatasnya pasokan beras dari Beras SPHP Bulog. Ismi (54), salah satu pedagang, mengungkapkan bahwa ia hanya mendapatkan 300 kilogram beras Bulog per minggu.

Jumlah ini jauh dari kebutuhannya, yang mencapai 1 ton per minggu.

"Beras Bulog kurang banyak, ini sangat terlalu kurang banyak, dapetnya 300 kilo seminggu sekali. Totalnya 6 ton untuk 20 pedagang sembako," kata Ismi (45) saat berbincang dengan ketik.co.id, Senin (5/2/2024).

Terbatasnya pasokan beras Bulog ini menyebabkan harga beras di pasaran naik. Harga beras Bulog SPHP di Pasar Minulyo Pacitan saat ini mencapai Rp10.900 per kilogram, sedangkan harga beras non-Bulog juga makin melejit, mencapai Rp 15 ribu rupiah per kilogram untuk kategori premium.

Baca Juga:
Pasar Online dan Cerita Pedagang di Minulyo Pacitan: Terhambat Usia dan Teknologi

"Harga beras naik karena pasokan Bulog terbatas. Pedagang terpaksa menjual beras kemasan dengan harga yang lebih mahal," kata Ismi.

Pedagang lainnya, Agus (45), mengatakan bahwa terbatasnya pasokan beras Bulog ini sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

Ia berharap pemerintah dapat segera mengatasi permasalahan ini agar harga beras di pasaran kembali stabil.

"Kami berharap pemerintah bisa segera mengatasi masalah ini. Kami ingin harga beras kembali stabil agar masyarakat tidak kesulitan membeli beras," sambung Agus.

Baca Juga:
Rp204 Juta Tunggakan Sewa Lapak Pasar Minulyo Diangsur, Pemkab Pantau Progres

Sementara pedagang lain menduga adanya keterbatasan stok beras SPHP ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah musim panen yang belum tiba dan penyaluran beras bantuan sosial (bansos).

"Mungkin ya, pasokan beras Bulog memang terbatas saat ini gara-gara musim panen yang belum tiba dan adanya penyaluran bansos yang katanya akan di rapel awal tahun ini," ujar Parmin (48).

Dia juga mengatakan bahwa pemerintah seharusnya berupaya untuk menambah pasokan beras. Ia berharap pasokan beras Bulog dapat kembali normal dalam waktu dekat.

"Kami harap pasokan beras Bulog dapat kembali normal seperti waktu sebelumnya yang seminggu Beras Bulog datang bisa sampai 2-3 kali dalam waktu dekat," pungkas Parmin.

Sebagai catatan harga bahan pokok per 5 Februari 2024, di antaranya sebagai berikut. Gula di angka Rp17 ribu, minyak Rp33 ribu, beras premium Rp15 ribu, cabai rawit 33.000, disusul daging ayam berkisar Rp35 ribu rupiah. (*)

Baca Sebelumnya

Civitas Akademika UM Berikan Seruan, Minta Presiden Jokowi Kembali ke Jalan Reformasi

Baca Selanjutnya

Sukses Gelar Nobar Film, Gekrafs Jember: Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif

Tags:

Pedagang Beras Pacitan Pasar Minulyo Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H