Pasar Kembang Surabaya Mengajak UMKM Berkolaborasi

Jurnalis: Kuncoro S.
Editor: Rudi

4 Feb 2023 02:15

Thumbnail Pasar Kembang Surabaya Mengajak UMKM Berkolaborasi
Pasar Kembang Surabaya akan berkolaborasi dengan UMKM. (Foto: Kuncoro S/Ketik.co id)

KETIK, SURABAYA – Pasar Kembang yang sebagian terbakar pada Agustus 2021 kini segera dibenahi. Bangunan pasar tradisional ini bagian depan masih utuh. Sementara lantai 2 yang terbakar mendapat prioritas dibenahi lebih dulu. Rencana pihak PD Pasar Surabaya  (PDPS) akan mengajak berkolaborasi dengan UMKM (Usaha Menengah Kecil Mikro) di Surabaya.

Konsep untuk revitaslisasi pasar tersebut sudah selesai. Sedangkan pengerjaan bekas stand yang terbakar dimulaii bulan ini. Kalau revitalisasi ini selesai di pasar legendaris tersebut akan punya 600 stand. "Saya gembira kalau Pasar Kembang segera dibenahi. Biar banyak pedagang yang masuk dan pasar jadi ramai," kata Unik Rah, pedagang kembang kepada Ketik.co.id kemarin (3/2).

Umik Rah yang standnya di bagian depan mengatakan, menurut pihak pasar lantai dua akan dipakai stand makanan dan kue. "Sementara bagian bawah tetap pedagang. Saya berjualan di pasar ini sejak 35 tahun lalu," katanya.

Di Pasar Kembang memang akan menggandeng UMKM. Selain itu pengelola pasar juga akan menggandeng dinas koperasi. Sehingga kolaborasi pihak pasar, UMKM dan dinas koperasi bisa berjalan dengan baik. Hal itu akan berdampak pasar tradisional tersebut ramai.

Baca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani Ikut

Untuk sementara pengerjaan pasar yang sebagian terbakar sudah dimulai. Meski demikian pihak pasar menunggu penyertaan modal dari Pemerintah kota Surabaya. "Biaya revitalisasi diperkirakan sebesar Rp 4 miliar. Dan revitalisasi ini sementara difokuskan di lantai dua," kata Direktur PDPS Agus Proyo, kepada salah satu jurnalis.

Pada saat Ketik.co.id ke Pasar Kembang, kondisi fisik bangunan bagian depan masih bagus .Sebab pada saat musibah kebakaran tahun lalu, bagian dalam pasar yang dijarah api. Pasar kembang saat ini diperkirakan hanya bisa menapmung sekitar 200 pedagang. Jika nanti revitalisasi selasai jumah stand di pasar ini menjadi 600 stand.

Adanya tambahan stand tersebut diharapkan bisa membantu pengembangan pelaku UMKM yang masuk di pasar. Bila pelaku UMKM sudah masuk, kegiatannya bisa semakin berkembang.

Lokasi pasar tradisional ini terletak di Jalan Pasar Kembang, Surabaya Tengah. Meski namanya menggunakan kata kembang, penjual bunga di sana jumlahnya cuma sedikit. Berbeda dengan penjual bunga di pasar Kayon. Pedagang bunga (bunga untuk ziarah) di pasar ini banyak membuka lapak di pinggir Jalan Kedungdoro sebelah selatan. (*)

Baca Juga:
UNAIR Gandeng Tiga RSUD, Perkuat Ekosistem Pendidikan Medis dan Layanan Kesehatan

Baca Sebelumnya

BNI Sirnas 2023 akan Sambangi 12 Kota, Ini Jadwal Lengkapnya

Baca Selanjutnya

Tumbangkan Borneo FC, Aji Yakin Persebaya Segera Tembus Tiga Besar

Tags:

Pasar kembang Kolaborasi UMKM

Berita lainnya oleh Kuncoro S.

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

16 Juni 2023 11:51

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

9 Juni 2023 14:35

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

6 Juni 2023 15:25

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

6 Juni 2023 02:30

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

1 Juni 2023 15:02

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

29 Mei 2023 00:45

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar