Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan Israel ke Rafah

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

28 Mei 2024 05:21

Headline

Thumbnail Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan Israel ke Rafah
Serangan Israel di Kamp Pengungsi Palestina di Rafah Gaza. (Foto: Akun X@InsiderWorld_1)

KETIK, JAKARTA – Para pemimpin dunia mengecam serangan Israel terhadap satu kamp pengungsi Palestina di Rafah, Gaza selatan, pada Minggu (26/5/2024).

Jumlah korban tewas akibat serangan tersebut yang terjadi di lingkungan Tel al-Sultan di Rafah barat, kini meningkat menjadi 45 orang, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Daerah tersebut telah ditetapkan oleh Israel sebagai zona aman dan ribuan pengungsi Palestina mencari perlindungan di sana sejak Israel menginvasi Rafah dua pekan lalu.

“Marah dengan serangan Israel yang telah menewaskan banyak pengungsi di Rafah,” tulis Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui akun X pribadinya @EmmanuelMacron.

Baca Juga:
Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock dan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell mengatakan keputusan ICJ harus dihormati. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Irlandia Micheal Martin mengatakan yang dilakukan Israel biadab.

"Hukum kemanusiaan internasional berlaku untuk semua orang, juga untuk perilaku perang Israel," kata Baerbock.

"Selain kelaparan, penolakan untuk memberikan bantuan dalam jumlah yang cukup, apa yang kita saksikan tadi malam adalah hal yang biadab," kata Martin.

Mesir yang berbatasan dengan Rafah juga mengutuk serangan Rafah. Negeri itu mengatakan serangan tersebut merupakan pemboman yang disengaja terhadap tenda-tenda pengungsi yang dilakukan militer Israel.

Baca Juga:
Hadirkan Opic, Konser Kemanusiaan LMI Galang Kepedulian untuk Palestina di UM

"Pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional," tegasnya.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) juga mengutuk serangan Israel. Qatar mengatakan serangan Rafah dapat menghambat upaya menengahi gencatan senjata dan pertukaran sandera.

Di sisi lain, negara Amerika Chili menyebut Israel sebagai penjahat. Presiden Gabriel Boric terang-terangan memberikan label itu di postingan Instagramnya.

Uni Afrika mengatakan serangan Israel mengerikan, apalagi dengan korban tewas anak-anak. Kesatuan negara Afrika itu menyebut Tel Aviv menghina keputusan internasional.

"Negara Israel terus melanggar hukum internasional tanpa mendapat hukuman dan menghina keputusan ICJ dua hari lalu yang memerintahkan diakhirinya aksi militer di Israel. Rafah," kata Ketua Komisi AU Moussa Faki Mahamat pada X.

"Perintah ICJ harus segera ditegakkan jika ingin tatanan global terwujud," tambahnya.

Di Inggris, Pemimpin Partai Buruh Keir Starmer, yang akan bersaing dalam pemilu tanggal 4 Juli, akan mengupayakan gencatan senjata setelah terpilih sebagai perdana menteri.

"Adegan-adegan itu, laporan-laporan itu mengerikan. Yang lebih parahnya adalah ini adalah zona aman, dengan perempuan dan anak-anak di dalamnya, keluarga-keluarga yang sudah beberapa kali mengungsi,”paparnya.

"Saya terkejut dengan apa yang saya lihat dalam semalam, saya pikir setiap manusia akan terkejut dengan apa yang mereka lihat dalam semalam,” ujar dia.

Dia menambahkan, jatuhnya korban sipil adalah konsekuensi yang tidak dapat dihindari dari operasi militer Israel di Rafah, yang telah diperingatkan oleh para pemimpin dunia.

Politisi sayap kiri Jeremy Corbyn juga menyebut serangan itu sebagai "kegagalan kemanusiaan yang mengerikan,". (*)

Baca Sebelumnya

Wali Kota Surabaya Terima Penghargaan SPBE dari Presiden Joko Widodo

Baca Selanjutnya

Pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu Harap Segera Kantongi SIHP

Tags:

Kamp Rafah Palestina pemimpin dunia pengungsi Palestina Rafah Tel al-Sultan serangan Israel ICJ UE

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar