‎Panitia Karnaval Desa Giripurno Kota Batu Sepakat Lakukan Pembatasan Sound Horeg  ‎

Jurnalis: Sholeh
Editor: Gumilang

22 Jul 2025 18:30

Thumbnail ‎Panitia Karnaval Desa Giripurno Kota Batu Sepakat Lakukan Pembatasan Sound Horeg   ‎
‎Panitia Karnaval Desa menandatangani pernyataan dalam Rapat Kordinasi dengan Polres Batu, Selasa 22 Juli 2025. (Foto: Sholeh/Ketik)

KETIK, BATU – Pembatasan sound horeg disepakati saat Penyelenggaraan karnaval Desa Giripurno, Kota Batu. Kesepakatan ini dilakukan melalui Rapat Kordinasi (Rakor) Polres Batu dengan panitia karnaval Desa Giripurno, Selasa, 22 Juli 2025.

‎Penandatanganan pernyataan itu sebagai bentuk komitmen Desa Giripurno untuk menaati kesepakatan pengetatan karnaval sound Horeg yang akan digelar Desa Giripurno pada Rabu, 23 Juli 2025.

‎Kabagops Polres Batu Kompol Anton Widodo menyampaikan rapat tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa kegiatan karnaval harus selesai sebelum pukul 23:00 WIB. 

‎Kemudian, penggunaan sound sistem dengan batas kebisingan yang ditetapkan tidak melebihi 60 desibel, sesuai peraturan menteri lingkungan.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

‎Namun dalam kesepakatan itu ada yang berubah dari Rakor sebelumnya pada Senin 21 Juli 2025. Yakni penggunaan kendaraan jenis pick up L300 dengan maksimal 4 Sub sound sistem. 

‎"Pada rakor hari ini, disepakati penggunaan truk colt disel dengan sound sistem maksimal 5 Sub. Karena waktu yang sudah mepet, warga kesusahan untuk mencari sewa L 300," kata Kompol Anton Widodo usai memimpin Rakor.

‎Untuk mengawasi kesepakatan tersebut, pihak panitia bersama Polri dan TNI akan melakukan kontrol di pemberangkatan Karnaval. Kontrol itu untuk memastikan sound sistem sudah sesuai dengan yang disepakati dalam Rakor tersebut. 

‎Jika tidak sesuai dengan kesepakatan, maka akan tidak diperbolehkan mengikuti karnaval.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

‎"Karnaval ini sesuai laporan dari panitia diikuti oleh 26 sound sistem yang dimulai pada sore hari. Paginya, akan dimulai dengan karnaval budaya," jelas Kompol Anton.

‎Kompol Anton mengimbau kepada peserta karnaval untuk mengedepankan etika sosial saat mengikuti karnaval sound sistem. Termasuk mengonsumsi minuman keras atau narkoba. Juga, menampilkan dancer berpakaian seksi harus dihindarkan.

‎"Karena saat ini medsos kan bisa sangat cepat menjadi media informasi. Peserta dan penonton harus bisa menjaga etika. Jangan mabuk mabukan apalagi memakai narkoba," tegasnya.

‎Heri Kuswanto Ketua Panitia Selamatan Desa Giripurno menyampaikan pihaknya siap menaati apapun yang sudah menjadi kesepakatan dengan Polres Batu.

‎Hanya saja, pada rakor yang kedua, pihaknya meminta untuk diperbolehkan memakai armada truk untuk mengangkut Sound sistem. Karena waktu yang sudah mepet dengan pelaksanaan Karnaval.

‎"Kami selalu panitia mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan kerjasama kita semua. Tadi kami minta kelonggaran soal penggunaan truk, Alhamdulillah disepakati," ujarnya.

‎Kemudian, soal karnaval harus selesai pada pukul 23.00 WIB, Heri menyampaikan telah memiliki solusi agar para peserta telah berada di garis finish sesuai waktu yang disepakati. Salah satunya dengan mengurangi durasi penampilan peserta saat di panggung kehormatan.

‎"Kita menghitung durasi display itu 15 menit per peserta. Insya Allah 26 peserta ini kalau kita tertib jam 11 malam itu sudah selesai. Kami siap menaati kesepakatan kalau lebih dari waktu yang ditentukan," tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

16 Perupa Gelar Pameran Lukis Serentak, Ingin Jadikan Surabaya Seperti Paris

Baca Selanjutnya

Komisi IV DPRD Sampang Sidak Puskesmas Omben, Tinjau Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan

Tags:

Kota Batu Panitia Karnaval Desa Giripurno Sound Horeg Polres Batu Rapat Kordinasi

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar