KETIK, TULUNGAGUNG – Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Kelenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tjoe Tik Kiong Tulungagung pada malam perayaan HUT Dewi Makco Tian Shang Seng Boo yang ke-1066. 

Acara tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin yang turut menyaksikan pagelaran wayang kulit sebagai peringatan Ulang Tahun Dewi Makco pada Kamis malam, 7 Mei 2026.

Pagelaran wayang kulit ini menarik perhatian masyarakat luas karena menjadi simbol nyata akulturasi budaya di Tulungagung. Bertempat di halaman kelenteng Tjoe Tik Kiong yang bersejarah. 

Seni tradisional Jawa menyatu dengan nuansa ornamen khas Tionghoa. Pihak panitia menghadirkan dalang kondang asal Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, yakni Ki Sun Gondrong. 

Dengan gaya khasnya yang komunikatif dan penuh humor, Ki Sun Gondrong membawakan lakon yang sarat akan pesan moral dan kebajikan, sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan..

Baca Juga:
Lepas Jemaah Haji 2026, Plt Bupati Tulungagung Titip Doa untuk Kedamaian Daerah

Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus kelenteng dan seluruh panitia yang telah menjaga tradisi ini selama ribuan tahun secara turun-temurun.

"Peringatan HUT ke-1066 ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan bukti kekokohan toleransi di Tulungagung. Dengan digelarnya wayang kulit di area kelenteng tempat berkumpul, tempat ibadah dan tempat untuk saling menyambung silaturahmi," ucapnya dalam sambutan. 

"Kita melihat betapa indahnya keberagaman yang menyatu dalam seni. Ini adalah modal sosial kita untuk membangun Tulungagung yang lebih kondusif dan harmonis," ujar Ahmad Baharudin.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar-tokoh agama dan masyarakat.

Baca Juga:
Plt. Bupati Tulungagung Hadiri Pengajian Umum Labuh Laut Larung Sembonyo di Pantai Sine

Acara dibuka secara simbolis dengan penyerahan Gunungan dari Plt. Bupati kepada Ki Sun Gondrong, yang menandai dimulainya pertunjukan semalam suntuk dengan membawa lakon " Sri Sedono".

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, serta ratusan warga yang antusias memadati area kelenteng. Hadir menyusul Kepala Desa Pucung Ngantru Imam Sopingi atau yang akrab di sapa Mbah Pucung. 

Meski usia Dewi Makco telah mencapai lebih dari satu milenium, semangat persatuan yang ditunjukkan melalui pagelaran ini terasa sangat relevan bagi generasi masa kini.(*)