KETIK, BLITAR – RSUD Ngudi Waluyo Wlingi terus mengembangkan pelayanan urologi dengan memanfaatkan teknik operasi minimal invasif atau Minimal Invasive Surgery (MIS).

Teknik tersebut menjadi salah satu layanan yang ditawarkan untuk menangani pasien dengan batu ginjal maupun batu pada saluran kemih, Kamis 10 November 2026.

Berbeda dengan operasi konvensional yang membutuhkan sayatan lebih besar, tindakan minimal invasif memungkinkan penanganan batu saluran kemih dengan luka operasi yang jauh lebih kecil, bahkan pada prosedur tertentu tanpa sayatan terbuka.

Keuntungan tersebut membuat pasien berpotensi mengalami nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, masa perawatan lebih singkat, serta pemulihan yang lebih cepat.

Salah satu tindakan yang telah dilakukan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yakni penanganan batu ginjal kanan menggunakan teknik minimal invasif.

Baca Juga:
Warga Blitar Makin Sering ke Luar Negeri, 21 Ribu Paspor Terbit hingga Agustus 2026

Dokter Spesialis Urologi RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Mangkubumi Putra Wijaya, Sp.U, FICS, mengatakan layanan urologi di rumah sakit tersebut menangani berbagai gangguan pada saluran kemih dan sistem reproduksi pria.

“Pelayanan urologi mencakup berbagai kondisi, mulai dari batu saluran kemih, pembesaran prostat, infeksi saluran kemih, gangguan berkemih hingga kelainan lainnya pada sistem saluran kemih,” jelasnya.

Keberadaan layanan tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan penanganan yang lebih modern bagi masyarakat Blitar Raya, khususnya pasien yang membutuhkan tindakan terhadap batu ginjal dan saluran kemih.

Batu ginjal sendiri merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup banyak ditemukan di masyarakat.

Baca Juga:
Ada Dinosaurus di Jalan Sehat Nurhadi Blitar, Ternyata Bawa Hadiah Rp2 Juta

Jika tidak ditangani dengan tepat, batu ginjal dapat menyebabkan nyeri hebat, infeksi saluran kemih, gangguan fungsi ginjal hingga berdampak terhadap kualitas hidup pasien.

Karena itu, pemeriksaan dan penanganan sejak dini menjadi penting, terutama ketika pasien mulai mengalami keluhan yang mengarah pada gangguan saluran kemih.

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi melalui layanan Klinik Urologi berupaya menghadirkan penanganan yang tidak hanya berorientasi pada kesembuhan, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan serta proses pemulihan pasien.

“Penanganan yang tepat diperlukan untuk mencegah kondisi batu saluran kemih berkembang dan menimbulkan komplikasi yang lebih serius,” ujarnya.

Dengan dukungan dokter spesialis serta teknologi minimal invasif, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi berharap pelayanan urologi dapat semakin menjangkau kebutuhan masyarakat.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan Klinik Urologi maupun pendaftaran, dapat menghubungi Pusat Informasi dan Pendaftaran RSUD Ngudi Waluyo Wlingi di nomor 0811-3051-0088.