KETIK, CILACAP – Yayasan Al Jawi Nusantara bersama Nelayan yang tergabung dalam kelompok Nelayan Mina Maju Desa Welahan Wetan Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap menggelar sedekah laut, Minggu, 12 Juni 2026.

Adapun tradisi nelayan yang digelar setiap tahun ini, berkolaborasi bersama Yayasan Al Jawi Nusantara. Kegiatan berlangsung sakral mencerminkan kuatnya hubungan masyarakat dengan laut sebagai sumber kehidupan dan spiritual.

Selain melestarikan dan uri-uri budaya, sedekah laut ini merupakan ungkapan rasa syukur nelayan atas hasil laut serta meminta doa keselamatan dan berlimpah rezeki, selain itu kegiatan tersebut juga dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.

Dalam kesempatan itu, dua jolen isi kepala kambing dan sesajen dilarung ke tengah laut setelah diarak dari Pendopo Yayasan Al-Jawi Nusantara dengan iring-iringan ratusan warga dan nelayan menuju Pantai Wagir Indah.

Hadir dalam acara tersebut, Jajaran Forkopimcam Kecamatan Adipala, Kepala Desa Welahan Wetan, Rekan Yayasan Al-Jawi Nusantara Nuradi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga Desa Welahan.

Baca Juga:
Hiu Selatan International Hard Enduro 2026: Trystan Hart Tercepat, Mukhlis Adis Raih Raja Tanjakan

Mohammad Effendi, Ketua Yayasan Al Jawi Nusantara Desa Welahan Wetan, menyampaikan, kegiatan sedekah laut ini sebagai simbol pelestarian adat oleh masyarakat desa setempat yang telah diwariskan secara turun-temurun, khususnya nelayan.

"Ini wujud nguri-nguri budaya. Karena kita hidup di tanah jawa, jadi harus kita nguri-nguri (lestarikan) budaya leluhur kita ini. Intinya kita jaga, kita lestarikan agar tetap menjadi bagian dari budaya kita," ujar Effendi.

Menurut Effendi, tradisi sedekah laut yang digelar ini, sebagai wujud penghormatan kepada Alam melalui hasil-hasil laut agar warga maupun nelayan diberi keberkahan dan keselamatan.

Effendi mengungkapkan bahwa sedekah laut bukan hanya sekedar seremonial, namun tersirat harapan untuk kesejahteraan nelayan dengan hasil tangkapan yang melimpah.

Baca Juga:
Ratusan Titik SPPG Fiktif di Cilacap Diduga Dijualbelikan, Ada yang Terdaftar di Tengah Hutan-Kuburan

Selain itu, untuk menumbuhkan semangat gotong royong melalui kegiatan sedekah laut tersebut. "Harapannya masyarakat Desa Welahan Wetan semakin kompak, guyub rukun," kata Effendi.

Sementara Riswanto, Ketua Nelayan Mina Maju Welahan Wetan berharap tradisi sedekah laut di Desa Welahan Wetan ini dapat terus lestari. Terkait larungan sesaji, Riswanto mengaku sebelumnya menggunakan tenongan, dan seiring berjalannya waktu, berganti menggunakan jolen. 

"Harapan kami, khususnya para nelayan di Desa Welahan Wetan diberikan kesehatan, kemudian kelancaraan dan hasil laut melimpah," ujar pria yang akrab disapa Mbah Cawang ini.

"Yang tadinya nelayan mendapat ikan dua kilo saat melaut, setelah sedekah laut ini, mudah-mudahan hasil yang didapat bisa lebih dari dua kilo," tambahnya.

Lebih lanjut, Riswanto juga berharap mendapat dukungan dari pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Cilacap hingga Legislatif.

"Jadi nelayan kecil seperti kami juga ingin mendapat perhatian lebih dan bantuan seperti mesin atau alat tangkap baik dari pemerintah daerah maupun dari Legislatif," pungkas Riswanto. (*)