Netanyahu Perkuat Badan Khusus Pengembangan Kecerdasan Buatan, AS Jadi Mitra Strategis Israel

Editor: Muhammad Faizin

17 Jan 2026 11:40

Thumbnail Netanyahu Perkuat Badan Khusus Pengembangan Kecerdasan Buatan, AS Jadi Mitra Strategis Israel
Penandatanganan kerjasama pengembangan AI antara Kepala Direktorat Nasional AI Israel Erez Eskel dan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Urusan Ekonomi Jacob Helberg, disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar dan Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee. (Foto: Kemenlu Israel)

KETIK, JAKARTA – Meski wilayahnya kecil dan penduduknya sedikit, Israel dikenal sebagai salah satu negara dengan teknologi paling maju. Negeri yang memiliki banyak musuh itu juga dikenal banyak memiliki ilmuwan berkualitas di dunia. 

Tak heran, jika pengembangan teknologi di Israel dikenal yang terdepan. Baru-baru ini, pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperkuat kebijakan pengembangan kecerdasan buatan yang telah berjalan sejak pertengahan tahun lalu.

Hal ini dimulai dengan pembentukan badan khusus pengembangan kecerdasan buatan (artificial intellegence/AI) di bawah kantor Perdana Menteri, atau setingkat di bawah kementerian. Langkah Netanyahu itu menempatkan AI sebagai pilar utama keamanan nasional dan kepemimpinan teknologi Israel.

Kebijakan ini kini memasuki fase implementasi strategis, ditandai dengan penguatan Badan Nasional AI di bawah kantor Perdana Menteri serta perluasan kemitraan dengan Amerika Serikat.

Baca Juga:
Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Badan Nasional Kecerdasan Buatan (AI) Israel ini dibentuk untuk mengoordinasikan kebijakan lintas sektor, mulai dari pertahanan, riset, industri, hingga pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah Israel menilai bahwa penguasaan AI akan menjadi faktor penentu keunggulan strategis negara di tengah persaingan global teknologi kritis.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar menegaskan bahwa kecerdasan buatan tidak lagi dipandang sebagai isu teknologi semata, melainkan bagian dari arsitektur keamanan nasional.

“Saya memuji Perdana Menteri Netanyahu atas pembentukan Badan Nasional AI untuk menjawab tantangan dan peluang hari ini,” kata Sa’ar, pada Jumat, 16 Januari 2026 seusai menandatangani kerjasama dengan AS, seperti dikutip dari laman resmi Kemenlu Israel. 

Pengembangan AI ini akan membuat pertahanan Israel lebih kokoh dalam menghadapi musuh-musuhnya. 

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

“Kepemimpinan di bidang kecerdasan buatan akan menentukan keamanan nasional Negara Israel," lanjutnya.

Menurut Sa’ar, kebijakan AI Israel dirancang dengan kesadaran bahwa stabilitas dan keamanan negara sangat bergantung pada kemampuan teknologi di masa depan.

“Kepemimpinan di bidang AI bukan hanya soal teknologi. Ini adalah soal keamanan nasional,” ujarnya. 

Kepala Direktorat Nasional AI Israel, Brigadir Jenderal (Purn.) Erez Eskel, menjelaskan bahwa sejak badan tersebut dibentuk di bawah Perdana Menteri, Israel bergerak cepat membangun fondasi kebijakan nasional dan jaringan kemitraan internasional.

“Sejak pembentukan Direktorat Nasional AI di bawah Perdana Menteri, kami bekerja secara intensif untuk membangun kemitraan dengan negara-negara kunci yang memimpin industri AI global,” kata Eskel.

Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat menjadi mitra utama dalam strategi tersebut, seiring kesamaan kepentingan keamanan dan teknologi antara kedua negara.

Eskel juga menyoroti upaya pembangunan infrastruktur komputasi berkinerja tinggi serta pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari kebijakan AI nasional.

“Kami membangun infrastruktur komputasi berdaya tinggi dan mengembangkan sumber daya manusia untuk industri AI, melalui kerja sama erat dengan akademisi dan industri,” ujarnya.

Penguatan kebijakan AI nasional ini menjadi dasar bagi Israel untuk memperluas kerja sama internasional, termasuk dengan Amerika Serikat, yang kemudian diwujudkan dalam penandatanganan pernyataan bersama di bidang AI. Bagi pemerintahan Netanyahu, kemitraan dengan Washington merupakan konsekuensi strategis dari kebijakan AI yang telah dibangun secara sistematis sejak pertengahan 2025.

Langkah ini menegaskan arah kebijakan Israel yang menempatkan kecerdasan buatan sebagai aset strategis jangka panjang, bukan hanya untuk pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk menjaga keunggulan keamanan nasional di kawasan yang penuh tantangan. (*)

Baca Sebelumnya

Gerindra Dorong Penguatan Produktivitas Petani, Fokus Mekanisasi dan Hilirisasi Pasca Swasembada Pangan

Baca Selanjutnya

Israel–AS Perkuat Aliansi Pengembangan Kecerdasan Buatan Global Lewat Pax Silica

Tags:

Badan Khusus Pengembangan AI Israel Amerika Serikat Israel Negara yahudi Artificial Intellegence Kecerdasan Buatan AI

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar