Negosiasi Tarif Impor Resiprokal Indonesia-AS, QRIS dan GPN Jadi Sorotan

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Aziz Mahrizal

21 Apr 2025 11:47

Thumbnail Negosiasi Tarif Impor Resiprokal Indonesia-AS, QRIS dan GPN Jadi Sorotan
Ilustrasi kartu ATM GPN. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) menjadi salah satu topik pembahasan negosiasi tarif impor resiprokal yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat (AS).

Melansir Suara.com jaringan media nasional Ketik.co.id, dalam laporan yang dikeluarkan oleh United States Trade Representative atau USTR, bahwa GPN dan QRIS dianggap mempersempit ruang gerak raksasa fintech asal Amerika Serikat seperti VISA dan MasterCard.

Dalam laporan tersebut dijelaskan sistem pembayaran nasional tersebut mengganggu bisnis asing dan dianggap sebagai proteksionisme digital yang mengancam ekosistem global.

Akibat penerapan GPN, Visa dan MasterCard harus melewati jaringan domestik untuk memproses transaksi yang dilakukan. Hal ini membuat mereka harus membayar biaya tambahan dan kehilangan fleksibilitas operasional karena aturan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia.

Baca Juga:
Lanjutkan Pertumbuhan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Ungkap Berbagai Hal Strategis Hadapi Dinamika Global

QRIS dan GPN sendiri pernah menjadi topik dalam bahasan saat provider MasterCard dan VISA melobi pemerintah dan Bank Indonesia (BI) pada tahun 2019 lalu. Namun, BI menegaskan bahwa tidak akan melonggarkan aturan wajib GPN yang diterapkan saat itu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait masukan dari pihak AS.

"Kami sudah berkoordinasi dengan OJK dan BI, terutama terkait dengan payment yang diminta oleh pihak Amerika," ujar Airlangga dalam konferensi pers daring, Minggu, 20 April 2025.

Namun, Airlangga belum menjelaskan secara rinci hal-hal apa saja yang akan dilakukan pemerintah RI bersama BI dan OJK dalam menghadapi tarif Trump ini.

Baca Juga:
Kirim THR Lewat QRIS, Lebih Praktis Tanpa Uang Tunai

Pihak pemerintah Indonesia sendiri memiliki pandangan berbeda. GPN dan QRIS yang digunakan saat ini dianggap sebagai bentuk kedaulatan sistem pembayaran nasional yang membawa dampak baik bagi ekosistem industri nasional.

BI menegaskan bahwa sistem tersebut telah dirancang sedemikian rupa untuk menurunkan biaya transaksi, meningkatkan efisiensi industri, dan menjamin keamanan data masyarakat secara luas. (*)

Baca Sebelumnya

Wamen Giring Siap Kawal Seni Ukir Jepara Terdaftar Warisan Dunia

Baca Selanjutnya

Harga Emas Hari Ini, Senin 21 April 2025 Terpantau Stabil

Tags:

negosiasi GPN QRIS tarif impor resiprokal Fintech Bank Indonesia

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar