Nasib Pilu Warga Pacitan yang Rumahnya Habis Dilalap Api: Istri-Anak Gangguan Jiwa Genetik

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Muhammad Faizin

22 Mei 2024 11:33

Thumbnail Nasib Pilu Warga Pacitan yang Rumahnya Habis Dilalap Api: Istri-Anak Gangguan Jiwa Genetik
Rumah Nur Sahid yang rata dengan tanah usai kebakaran beberapa waktu lalu. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Kebakaran yang melanda rumah warga Nur Sahid di Dusun Saren, Desa/Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, tak hanya menyebabkan hilangnya harta benda, namun juga mengungkapkan kondisi pilu keluarga. 

Menurut tetangganya, Muhammad Ahsinul Amri (23), Nur Sahid dan keluarganya memang disebut mengalami kondisi sangat kurang beruntung.

Amri mengatakan, keluarga ini mengalami gangguan jiwa secara genetik, mulai dari istri hingga kedua anaknya. 

"Kalau kondisi sekeluarganya itu agak gangguan jiwa gitu, kedua anaknya yang bernama Amin dan Istiqomah itu juga serupa. Kecuali Pak Nur Sahid yang lumayan normal, masih bisa diajak bicara lah masih mending," terang Amri, Rabu (22/5/2024).

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Nasib merekapun cukup memprihatinkan, keterbatasan kemampuan membuatnya kesulitan mengurus diri dan kebutuhan sehari-hari.

"Kadang-kadang di kondisi tertentu salah satu keluarganya juga bisa mengamuk," imbuhnya kepada Ketik.co.id.

Tak mampu berbuat banyak, kini Nur Sahid hanya bisa pasrah meratapi nasib sambil melihat rumahnya rata tanah usai dilalap api, dan tak menyisakan apapun.

Keluarga Nur Sahid pun kehilangan semua harta benda mereka, termasuk dokumen penting seperti sertifikat rumah, dokumen kependudukan, dan dokumen kepemilikan tanah.

Baca Juga:
3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

Saat ini, Nur Sahid, dan keluarga mengungsi ke tempat saudara. Berharap rumah satu-satunya itu bisa segera dibangun kembali.

Fakta Penyebab Kebakaran

Kebakaran yang menimpa rumah Nur Sahid diduga terjadi akibat korsleting listrik. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/5/2024) lalu. 

Menurut keterangan warga setempat, dipicu oleh salah satu keluarga Nur Sahid yang memiliki juga mengidap gangguan jiwa.

"Penyebab kebakarannya itu korsleting listrik, ceritanya, salah satu keluarga itu mencuci colokan (steker) listrik karena kotor. Berhubung mengalami gangguan jiwa, steker yang masih basah malah dicolokan ke stopkontak, itu menyebabkan korslet," ungkap Amri menurut para saksi.

Api dengan cepat membakar rumah Nur Sahid karena tumpukan kertas kalender yang dikoleksi oleh anaknya. Kebakaran semakin parah karena angin kencang dan jarak tempuh lokasi yang jauh dari kota, sehingga petugas damkar terlambat tiba.

"Kenapa bisa menyala cepat, itu anaknya laki-laki pak Nur hobinya mencari kalender untuk ditempelkan di tembok berbahan kayu dirumah. Api menyala cepat itu salah satunya karena merembet ke tumpukan kertas itu," ungkap Amri.

Berharap dapat Bantuan Pendampingan Kejiwaan

Nur Sahid sehari-hari bekerja sebagai petani, dengan pendapatan yang tak menentu. Pasca kejadian itu, berbagai bantuan dari berbagai pihak telah diterima oleh keluarga Nur Sahid, seperti uang, sembako, dan material untuk membangun rumah baru. 

"Pak Nur juga punya kambing dua ekor yang selamat dari kebakaran. Kalau anaknya saat ini tidak sedang bersekolah, putrinya lulus SMP tidak melanjutkan karena masalah ekonomi," jelas Amri.

Pun Amri dan para relawan berharap, selain bantuan logistik bagi Nur Sahid dan keluarga, pendampingan kejiwaan juga dibutuhkan.

"Ya harapannya kalau bisa dibantu, khususnya kondisi gangguan jiwanya. Karena itu sangat perlu pendampingan, pertama ya diupayakan pembuatan rumah seperti material, kedua terkait pendampingan kejiwaan keluarga," harap Amri.

Para relawan saat ini tengah membantu membangun rumah baru untuk Nur Sahid. Bagi warga yang ingin memberikan bantuan, baik berupa dana maupun tenaga, dapat disalurkan melalui relawan setempat. (*)

Baca Sebelumnya

Profil Gus Zizan, Berawal dari Ning Maghrib hingga Tepergok di Kelab Malam Bareng Zoe Levana

Baca Selanjutnya

Kementerian PUPR Buka Lowongan Tenaga Pendamping Masyarakat

Tags:

pacitan kebakaran Gangguan Jiwa ODGJ genetik Bantuan Sosial

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar