KETIK, PEMALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak untuk 14 kecamatan pada Selasa, 26 Mei 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung RGP Convention Center Pemalang, itu berlangsung lancar tanpa gejolak maupun dinamika berarti.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, mengatakan pelaksanaan Musancab kali ini berbeda dibanding periode sebelumnya. Jika sebelumnya digelar di masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC), kini seluruh PAC dikumpulkan dalam satu lokasi guna memperkuat soliditas partai.
“Alhamdulillah Musancab berjalan lancar, tidak ada kemelut, tidak ada gejolak, dan tidak ada dinamika yang menghambat jalannya kegiatan,” ujar Indianto usai kegiatan.
Menurutnya, konsep Musancab serentak sengaja diterapkan sebagai bagian dari konsolidasi internal partai menghadapi agenda politik mendatang. Selain menunjukkan kekompakan kader, langkah tersebut juga menjadi upaya memanaskan mesin partai menuju Pemilu 2029.
Baca Juga:
Polemik Mutasi Kepala Sekolah, PGRI Pemalang Sebut SK Bupati Bersifat FinalIa menjelaskan, setelah Musancab tingkat PAC selesai, DPC akan melanjutkan konsolidasi melalui musyawarah ranting dan anak ranting yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.
Dalam Musancab kali ini, Indianto menyebut banyak kader muda masuk dalam struktur kepengurusan PAC. Kondisi tersebut diharapkan mampu menghadirkan semangat baru untuk meningkatkan perolehan suara partai di Kabupaten Pemalang.
“Harapannya bisa memberikan semangat kembali dalam rangka menaikkan suara dan memenangkan suara pada pemilu mendatang,” katanya.
Baca Juga:
Milad ke-109 Aisyiyah Pemalang Soroti Pernikahan Dini hingga Kemiskinan
PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang juga memasang target ambisius pada Pemilu 2029. Sesuai arahan DPP dan hasil rapat bersama DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, partai menargetkan mampu meraih 17 kursi DPRD Kabupaten Pemalang.
“Pesan dari Ibu Ketua Umum, untuk Pemilu 2029 ditargetkan bisa menyamai perolehan tahun 2019. Kami targetkan 17 kursi,” jelas Indianto.
Terkait mekanisme Musancab, penunjukan calon Ketua PAC dan dua personalia inti disebut langsung ditentukan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Sementara penyusunan struktur lengkap PAC diberikan keleluasaan kepada formatur di tingkat kecamatan tanpa intervensi dari DPC.
Struktur PAC nantinya disusun oleh ketua PAC bersama dua formatur berdasarkan hasil perolehan suara terbanyak di masing-masing ranting, untuk mengisi komposisi kepengurusan sebanyak 11 orang.
Khusus Kecamatan Bodeh, Indianto mengakui wilayah tersebut menjadi perhatian serius partai lantaran hasil Pemilu sebelumnya dinilai kurang maksimal.
“Bodeh kemarin kita hancur-hancuran. Makanya kami beri perhatian dan treatment khusus, termasuk mencari personel terbaik untuk PAC Kecamatan Bodeh,” pungkasnya.(*)