KETIK, JAKARTA – Akses ke perguruan tinggi bisa terasa jauh bagi anak-anak yang tumbuh di wilayah kepulauan. Mujiono berupaya mendekatkan kesempatan itu dengan mendampingi Rizaludin Hafel Kudo, pemuda asal Pulau Morotai, Maluku Utara, hingga diterima di Universitas Muhammadiyah Cileungsi (UMCI).

Rizaludin menjadi mahasiswa baru melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Ia memilih Program Studi Ilmu Komunikasi untuk melanjutkan pendidikannya di tanah perantauan.

Bagi Mujiono, capaian tersebut menunjukkan pentingnya pendampingan agar generasi muda daerah dapat merancang masa depan melalui pendidikan tinggi. Baginya, upaya seperti ini perlu menjangkau lebih banyak generasi dari pulau-pulau di Maluku Utara agar jalan menuju kampus terasa lebih terbuka.

“Saya ingin membantu anak-anak Morotai melanjutkan studi dan meraih cita-cita mereka,” kata Mujiono Selasa 29 September 2026.

Skema bantuan biaya ikut membuka akses ke perguruan tinggi bagi pemuda asal Morotai. Mujiono melihat dukungan tersebut sebagai bagian penting dalam perjalanan Rizaludin menuju bangku kuliah.

Baca Juga:
Di Tengah Perjuangan OPSI 2026, Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Pastikan Kesehatan Peserta

“Bantuan ini membuat Rizaludin bisa melanjutkan kuliah di UMCI,” ujarnya.

Upaya Mujiono membuka akses pendidikan bagi pemuda Morotai telah dilakukan sebelumnya. Tahun lalu, ia mendampingi tiga putri asal daerah itu untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Jarak geografis dan keterbatasan ekonomi dapat menjadi tantangan bagi anak-anak di wilayah kepulauan. Karena itu, akses informasi dan pendampingan menjadi bekal penting agar mereka dapat menjangkau perguruan tinggi. Rizaludin memilih Ilmu Komunikasi, bidang yang akan ia dalami selama menempuh studi di UMCI.

Dalam pandangan Mujiono, dorongan itu perlu sampai ke berbagai penjuru provinsi dan menyapa lebih dekat daerah yang memiliki ikatan khusus dengannya.

Baca Juga:
Penerimaan DKP-TKA Halmahera Selatan Lampaui 90 Persen Target Awal

“Untuk anak-anak muda di Maluku Utara, termasuk Morotai dan terutama Halmahera Selatan, teruslah belajar dan berani mengejar cita-cita,” tutur Mujiono.

Mujiono merupakan putra asli Maluku Utara dan pernah menjabat Ketua BEM UMJ. Ia telah menyelesaikan pendidikan magister (S2) dan bersiap melanjutkan studi doktoral (S3) di Universitas Indonesia.