Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 18 Februari 2026, Tarawih Dimulai 17 Februari

Jurnalis: Nanda Apriadi
Editor: Muhammad Faizin

20 Jan 2026 06:00

Headline

Thumbnail Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 18 Februari 2026, Tarawih Dimulai 17 Februari
Ketua DPW Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, menyampaikan penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, Senin 19 Januari 2026. (Foto: M Nanda/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, salat Tarawih akan mulai dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yang selama ini menjadi pedoman Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah. Keputusan tersebut merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Ketua DPW Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, menjelaskan bahwa hasil perhitungan hisab menunjukkan hilal telah wujud pada saat matahari terbenam sehingga memenuhi kriteria penetapan awal Ramadan.

“Berdasarkan hasil hisab, 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Artinya, salat Tarawih dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026,” ujar Ridwan, Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga:
Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

Ridwan menegaskan, penggunaan metode hisab bukan tanpa dasar. Muhammadiyah berpegang pada Al-Qur’an, salah satunya Surat Yunus ayat 5, yang menjelaskan bahwa matahari dan bulan diciptakan sebagai sarana untuk mengetahui perhitungan waktu dan bilangan tahun.

“Ayat tersebut menjadi dasar ilmu falak atau astronomi Islam. Hisab adalah perintah Al-Qur’an, yang menekankan keteraturan alam semesta sebagai pedoman penentuan waktu ibadah,” jelasnya.

Terkait hadis tentang rukyat atau melihat hilal secara langsung, Ridwan menyebut Muhammadiyah memaknai kata “melihat” melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Melihat tidak harus selalu dimaknai secara visual dengan mata telanjang. Dengan hisab, posisi matahari dan bulan dapat diketahui secara pasti dan ilmiah,” katanya.

Baca Juga:
Skandal KUR Fiktif Bank Sumsel Babel Semendo, 6 Terdakwa Disidang di Tipikor Palembang

Menurut Ridwan, keunggulan metode hisab memungkinkan penetapan awal bulan-bulan penting Islam seperti Ramadan, Syawal, dan Muharram dilakukan jauh hari sebelumnya, sehingga umat dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Ia juga mengakui potensi adanya perbedaan penetapan awal puasa dengan organisasi atau kelompok Islam lain. Namun demikian, Ridwan mengajak umat Islam untuk menyikapinya secara dewasa dan bijak.

“Perbedaan adalah keniscayaan. Setiap pihak memiliki metode dan dasar hukum masing-masing. Jangan sampai perbedaan ini menimbulkan perpecahan atau saling mencaci,” tegasnya.

Dengan penetapan ini, warga Muhammadiyah di Sumatera Selatan diimbau untuk bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan penuh keimanan, toleransi, dan persatuan. (*)

Baca Sebelumnya

Wujud Cinta Negara, Pemkab Asahan Tekankan Disiplin Kerja pada Seluruh ASN

Baca Selanjutnya

Sekongkol dengan Makelar, Oknum Karyawan Perusahaan Finance di Palembang Palsukan Ratusan Kontrak Kredit

Tags:

Muhammadiyah Sumsel kota palembang Tanggal Awal Ramadhan awal puasa

Berita lainnya oleh Nanda Apriadi

Plea Bargaining Jadi Solusi Cepat, Jampidum Apresiasi Kejari Palembang

17 April 2026 20:35

Plea Bargaining Jadi Solusi Cepat, Jampidum Apresiasi Kejari Palembang

Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

17 April 2026 17:01

Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

Modus “Belanja Cantik” Berujung Pidana, Member Toko Emas di Palembang Jadi Terdakwa

16 April 2026 20:19

Modus “Belanja Cantik” Berujung Pidana, Member Toko Emas di Palembang Jadi Terdakwa

Kades Permata Baru Palembang Diseret ke Meja Hijau, Dana Desa Diduga Dipakai Bayar Utang hingga Biaya Kabur

16 April 2026 20:03

Kades Permata Baru Palembang Diseret ke Meja Hijau, Dana Desa Diduga Dipakai Bayar Utang hingga Biaya Kabur

Pengakuan Terdakwa Erwin di Sidang Pembunuhan Jakabaring Palembang: Reflek yang Mulia, Saya Menyesal

16 April 2026 19:39

Pengakuan Terdakwa Erwin di Sidang Pembunuhan Jakabaring Palembang: Reflek yang Mulia, Saya Menyesal

Hakim Tolak Praperadilan, Kejati Sumsel Lanjutkan Kasus Suap Irigasi Muara Enim

15 April 2026 20:40

Hakim Tolak Praperadilan, Kejati Sumsel Lanjutkan Kasus Suap Irigasi Muara Enim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend