KETIK, TRENGGALEK – Senyum sumringah tak lepas dari wajah puluhan anak yatim, piatu, dan dhuafa saat memilih sendiri perlengkapan sekolah yang mereka inginkan.
Momen penuh kebahagiaan itu dihadirkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Ponorogo bersama PLN ULP Trenggalek dan Srikandi PLN melalui program Back to School di Kabupaten Trenggalek, Rabu, 8 Juli 2026.
Sebanyak 30 anak dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Hikmah Trenggalek diajak berbelanja langsung perlengkapan sekolah menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Kegiatan diawali dari Kantor PLN ULP Trenggalek sebelum rombongan menuju Toko Mustika Jaya Trenggalek.
Di lokasi tersebut, anak-anak diberi kesempatan memilih sendiri berbagai kebutuhan sekolah, mulai dari tas, alat tulis, buku, hingga perlengkapan belajar lainnya sesuai kebutuhan masing-masing.
Baca Juga:
Belajar dari Kasus Nadiem Makarim: Refleksi Kewarganegaraan yang Baik di Negara HukumDidampingi para pegawai PLN, mereka tampak antusias berkeliling toko.
Sesekali terdengar tawa dan obrolan ringan saat menentukan perlengkapan yang akan digunakan untuk kembali belajar di sekolah.
Usai berbelanja, kebahagiaan anak-anak berlanjut dengan makan siang bersama di RM Warung City Trenggalek.
Baca Juga:
Sambut HUT Ke-16, Bank Sampang Tebar Kepedulian hingga Pelosok DesaSuasana hangat dan penuh kekeluargaan pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Manager PLN ULP Trenggalek, Yehezkiel, mengatakan program Back to School merupakan bentuk kepedulian insan PLN melalui YBM PLN terhadap pendidikan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan sekaligus semangat baru bagi adik-adik dalam menyambut tahun ajaran baru. Semoga perlengkapan sekolah yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mereka semakin termotivasi untuk belajar, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-citanya," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan LKSA Nurul Hikmah Trenggalek, Ust. Nasiri, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan YBM PLN, PLN ULP Trenggalek, dan Srikandi PLN kepada anak-anak asuhnya.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan serta menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak untuk terus belajar.
"Terima kasih kepada YBM PLN, PLN ULP Trenggalek, dan Srikandi PLN atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak kami. Bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan menambah semangat mereka untuk terus belajar. Semoga seluruh muzakki dan pihak yang telah berkontribusi senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah SWT," tuturnya.
Program Back to School merupakan salah satu bentuk penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun YBM PLN dari para muzakki.
Dana tersebut disalurkan untuk membantu anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa agar memiliki perlengkapan sekolah yang layak saat memasuki tahun ajaran baru.
YBM PLN UP3 Ponorogo berharap kegiatan serupa dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menghadirkan senyum dan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan.(*)