Misi Dagang Jatim-Kalsel Catat Transaksi Fantastis, Rp1,661 Triliun

Jurnalis: Martudji
Editor: Muhammad Faizin

19 Sep 2025 06:28

Thumbnail Misi Dagang Jatim-Kalsel Catat Transaksi Fantastis, Rp1,661 Triliun
Gubernur Khofifah turun langsung kawal Misi Dagang antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan yang digelar di Galaxy Hotel Banjarmasin (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Misi Dagang dan Investasi yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Galaxy Hotel Banjarmasin, Rabu 17 September 2025, berhasil mencatatkan transaksi fantastis, yakni Rp 1.661.131.683.000. Capaian ini meningkat dibandingkan gelaran Misi Dagang dan Investasi tahun 2022 lalu, dengan nilai Rp 147,31 miliar.

"Alhamdulillah selama 42 kali misi dagang sejak tahun 2019, transaksi yang dihasilkan kali ini adalah yang tertinggi. Ternyata animo pengusaha Kalimantan Selatan ini mencapai titik yang luar biasa. Bukan hanya jumlahnya tetapi juga omset ini pecah telor yang luar biasa. Di jam 17.00 WITA tembus 1,661 triliun," kata Khofifah. 

Transaksi tersebut, untuk Jatim Jual mencapai Rp 1,574 triliun, sementara Jatim Beli tercatat Rp 86,894 miliar. Produk-produk asal Jatim yang paling diminati meliputi telur, daging ayam dan turunannya, ternak sapi dan kambing, kopi, alat peraga edukasi, pakan ikan dan pakan ternak, Buah apel dan jeruk, rokok, peralatan dapur MBG, rempah, pupuk, produk fashion, bahan bangunan (baja ringan), benih tanaman pangan dan hortikultura, mesin las dan peralatan, dan Liquid brown sugar dan minyak curah.

Sementara, dari Kalimantan Selatan, Jatim banyak melakukan pembelian komoditi antara lain arang halaban, hasil perikanan, Veneer kayu, Arang batok kelapa, Frozen food, Bandeng, patin, udang, dan Kayu bulat hutan hasil budidaya.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Khofifah menjelaskan sebagian besar transaksi merupakan penjualan produk Jatim. Dan, sekitar 95 persen penjualan dari Kalsel berupa batubara. Namun, transaksi Rp1,661 triliun kali ini tidak termasuk batubara.

“Yang tercatat justru produk lain, misalnya arang halaban yang pasarnya luar biasa. Biasanya kita hunting arang batok kelapa, tapi ternyata di Kalsel ada buyer yang bertemu trader arang halaban. Selain itu, ada juga transaksi rempah, kopi hingga pakan ikan dan pakan ternak yang cukup besar diambil dari Jawa Timur,” jelasnya.

Kopi asal Jatim menjadi salah satu komoditas yang banyak dibeli Kalsel dengan nilai mencapai Rp 65 miliar, sementara produk pakan ikan dan ternak juga menempati posisi signifikan.

"Intinya, ini adalah proses saling menguatkan, saling melengkapi. Jika ke depan kita bertemu dengan pasar ekspor, maka nilai tambah bisa kita raih bersama-sama,” jelasnya.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Tercatat sepuluh komitmen transasksi tertinggi ditandatangani diantaranya kerja sama antara Asosiasi Pelaku Usaha Produk Peternakan Jatim, atau Mojokerto, untuk Jatim Jual 3.054 ton telur dan 15.761 ton daging ayam kepada Asosiasi Pelaku Usaha Produk Peternakan Kalimantan Selatan (PT Primafodd International) senilai Rp 1,06 triliun.

Asosiasi Pelaku Usaha Produk Peternakan Jatim, yakni dari Kota Batu, untuk Jual 3.927 ekor sapi dan 13.478 ekor kambing kepada Asosiasi Pelaku Usaha Produk Peternakan Kalimantan Selatan senilai Rp 141,6 miliar. Kemudian, PT Matahari Sakti dari Surabaya, Jual 8.400 ton pakan ikan kepada CV Mitra Matahari di Banjarmasin senilai Rp 100,8 miliar.

Kelompok Tani Sejahtera (UD Waroeng Kopi Kayumas) (Situbondo) – Jual 1.000 ton kopi kepada PT Herbo Mandiri Group di Tabalong senilai Rp 65 miliar.Gapero Surabaya – Jual 36,1 juta batang rokok kepada PT Bentoel Prima / PT Eratel Prima di Banjarmasin senilai Rp 56,5 miliar.

Riki Utama Mandiri (Sidoarjo) – Beli 2.100 ton bandeng, patin, dan udang dari PT Mahkota Niaga Utama di Banjarmasin senilai Rp 44,1 miliar. CV Satria Abdi Buana (Surabaya) – Beli 6.000 ton arang halaban dari Arrazka Charcoal di Barabai senilai Rp 36 miliar. PT Ayo Tani (Kediri) – Jual 1.440 ton pupuk & 750 ton pakan ternak kepada Koperasi Kopas Tumb di Kab. Tanah Laut senilai Rp 26,5 miliar.

PT Indo Lautan Makmur (Surabaya) – Jual 900 ton olahan ikan kepada PT Wildan Cahaya Asri di Banjarmasin senilai Rp 19,8 miliar. Forkas Jawa Timur (Surabaya) – Jual bahan bangunan (baja ringan) kepada REI Kalimantan Selatan di Banjarmasin senilai Rp 15 miliar.

"Kepala perwakilan BI Jatim itu memvalidasi, mulai dari volumenya, kunatitinya, nilainya, sampai pada transaksi siapa traders, siapa buyersnya. Jadi Ini bukan angka-angkaan, ini adalah komitmen antara traders and buyers dari Jawa Timur maupun Kalimatan Selatan," terangnya. 

Jatim saat ini masih menjadi salah satu motor penggerak perekonomian nasional dengan kontribusi 14,44 persen terhadap PDB Indonesia. Bahkan di triwulan II-2025, ekonomi Jatim tumbuh 5,23 persen (y-on-y), lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. 

Nilai PDRB ADHB semester I-2025 tercatat mencapai Rp1.668,6 triliun. Dari sisi perdagangan, Jatim juga mencatat surplus Rp120,61 triliun pada semester I-2025, setelah pada tahun 2024 membukukan surplus Rp187,93 triliun dari total ekspor-impor dalam dan luar negeri.

"Capaian ini tentu tidak terlepas dari peran serta dan kerjasama yang baik dengan provinsi-provinsi mitra, termasuk provinsi Kalimantan Selatan," katanya. 

Khofifah juga menginisiasi membentuk forum investasi antara Jatim dan Kalsel dengan didukung oleh Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga.

"Sebetulnya membangun jejaring dan penguatan ekonomi itu sangat mudah kalau kita bisa melihat peluang. IKA Unair itu sudah menginisiasi adanya investmen forum. Kalau ini bisa dilakukan di Banjarmasin, ini akan memberikan nilai strategis bagi pengembangan dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan," tutur mantan Mensos ini. 

Salah satu perwakilan kelompok tani kopi asal Situbondo Didik Suryadi menyampaikan apresisi setinggi-tingginya kepada gubernur Khofifah yang telah melakukan misi dagang di Kalsel. 

Menurutnya, perhatian Khofifah terhadap kelompok tani sangat luar biasa. Mulai dari pelatihan, pendampingan hingga pemasaran produk didesain secara sistematis.

"Kami berterimakasih sekali atas perhatian ibu gubernur. Semua difasilitasi mulai dari hulu ke hilir. Dari budidaya, pasca panen hingga pemasaran semuanya ada. Misi dagang jadi peluang bagi kami untuk memasarkan produk di Kalimantan," katanya.

Dan, ada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jatim dan Kalsel juga melakukan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), sebagai wujud penguatan kerja sama antar daerah. PKS diantaranya dilakukan Dinas Perkebunan Jatim dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kalsel, Dinas Peternakan Jatim dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kalsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, serta Dinas Kehutanan Jatim dengan Dinas Kehutanan Kalsel.

Kerja sama juga dijalin antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim dengan DPMD Kalsel, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim dengan DPMPTSP Kalsel, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim dengan Diskominfo Kalsel. Serta empat asosiasi antara kedua provinsi yakni KADIN, HIPMI, IWAPI dan Forkas Jatim dengan REI Kalsel. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Asahan Gelar Lomba Masak Serba Ikan, Ini Daftar Pemenangnya

Baca Selanjutnya

‎Kejari Dalami Dugaan Korupsi RSUD Karsa Husada Batu ‎

Tags:

Misi Dagang Jatim-Kalsel Transaksi Fantastis Gubernur Jatim Galaxy Hotel Banjarmasin

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar