Minyak Dunia Turun Tapi BBM Naik, Begini Kata Sri Mulyani

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Irwansyah

5 Sep 2022 13:15

Headline

Thumbnail Minyak Dunia Turun Tapi BBM Naik, Begini Kata Sri Mulyani
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani. (Foto: Sekretaris Kabinet)

KETIK, JAKARTA – Kemarin, Sabtu, 3 September 2022, pemerintah mengumumkan harga BBM naik. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. 

“Ini adalah pilihan terakhir pemerintah, yaitu mengalihkan subsidi BBM," ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka pada 3 September 2022 perihal harga BBM naik. 

Dalam pengumuman tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan rincian kenaikan harga BBM sebagai berikut:

Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter

Pertamax nonsubsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter 

Hal tersebut memicu beberapa penolakan dari publik. Pasalnya, harga BBM naik di saat harga minyak global mengalami penurunan. 

Misalnya, dikutip dari Tempo, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun menjadi 86,61 dolar Amerika per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu,  minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November juga turun menjadi 92,36 dolar Amerika  per barel di London ICE Futures Exchange. 

Baca Juga:
Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Penurunan tersebut setidaknya disebabkan oleh dua hal, yaitu kekhawatiran pasar terhadap konsumsi energi global yang diprediksi akan melemah dan sentimen geopolitik, seperti perang Rusia dan Ukraina, yang mempengaruhi rantai global pasokan minyak. 

Respons Menkeu Sri Mulyani

Terkait kenaikan harga BBM di tengah penurunan harga minyak dunia, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan bahwa anggaran subsidi dan kompensasi energi akan tetap membludak meskipun harga minyak dunia turun. Bendahara negara ini menyebut bahwa pemerintah harus menanggung subsidi sebesar Rp 502,4 triliun yang sebelumnya diprediksi hanya Rp 152,5 triliun. 

Angka Rp 502,4 triliun tersebut didapat dari perhitungan rata-rata harga Indonesian Crude Price atau ICP sebesar 105 dolar Amerika per barel dengan nilai tukar rupiah sebesar Rp 14.700 per dolar Amerika. 

Sebagai perbandingan, Menkeu Sri Mulyani memaparkan dua skema kemungkinan penurunan harga ICP yang membuktikan bahwa anggaran subsidi tetap akan jebol. 

Pertama, ia menyampaikan bahwa rata-rata harga ICP turun menjadi 99 dolar Amerika atau 90 dolar Amerika per barel hingga bulan Desember 2022, maka anggaran subsidi berkisar Rp 653 triliun. 

Kedua, apabila harga ICP turun menjadi 85 dolar Amerika per barel hingga bulan Desember 2022, maka anggaran subsidi tetap membengkap hingga Rp 640 triliun. 

Kendati demikian, Sri Mulyani mengaku tetap akan memantau perkembangan harga ICP pada masa-masa mendatang. “Perkembangan ICP harus dan akan terus dimonitor sebab suasana geopolitik dan suasana proyeksi dunia masih akan dinamis," ujarnya ihwal faktor-faktor di balik penetapan harga BBM naik. 

Ia mengatakan kenaikan harga BBM akan memengaruhi alokasi APBN selama empat bulan ke depan. Oleh karena itu, APBN akan tetap dialokasikan sebesar Rp650 triliun untuk subsidi BBM hingga akhir tahun.

Sementara Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menambahkan perkiraan subsidi Rp650 triliun tersebut dihitung berdasarkan kuota pertalite dan solar yang baru.

"Artinya, pertalite tadinya kita perkirakan hanya 23 juta kiloliter (kl) sudah kita naikkan jadi 29 juta kl. Kalau solar yang tadinya kita perkirakan 15 juta kl, sudah kita naikkan jadi 17,4 juta kl," ungkap Suahasil. (*)

Baca Sebelumnya

Warga Surabaya Bisa Daftar Beasiswa SMA Sederajat, Ini Caranya

Baca Selanjutnya

UMKM Binaan ATR/BPN Semakin Go Digital Bersama LaDaRa Indonesia

Tags:

BBM Menkeu Sri Mulyani

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar