Merasa Tak Merdeka dari Pembangunan, Warga Perum Cempaka Putih 2 Sambat ke Pemkot Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

16 Jan 2024 07:12

Thumbnail Merasa Tak Merdeka dari Pembangunan, Warga Perum Cempaka Putih 2 Sambat ke Pemkot Malang
Warga PCP 2 saat mengunjungi Balai Kota Malang untuk sambat fasilitas perumahan. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Perwakilan warga Perumahan Cempaka Putih (PCP) 2 yang mengatasnamakan Tim 19 datangi Balai Kota Malang pada Selasa (16/1/2024). Para warga tidak merasakan pembangunan yang ada di dalam kawasan perumahan. 

Imam Mukhalis, salah satu perwakilan tim menjelaskan banyak fasilitas perumahan yang tidak dipenuhi oleh pengembang. Mulai dari perbaikan jalan, pengadaan lahan pemakaman, dan fasilitas lainnya.

Untuk itu, warga meminta pengembang segera menyerahkan Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU) kepada Pemkot Malang. 

"Selama ini kami warga PCP 2 ingin PSU diserahkan seluruhnya. Pengembang tidak pernah memberikan perbaikan seperti jalan berlubang. Banyak korban akibat jalan yang rusak, ada warga yang sampai patah kakinya karena menghindari jalan berlubang," ujar Imam kepada Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Warga juga sudah berkali-kali melakukan perbaikan jalan secara mandiri. Anggaran yang digunakan untuk perbaikan pun diperoleh dari swadaya masyarakat. 

"Masyarakat sudah diajak iuran untuk perbaikan jalan. Itu dari warga habisnya sudah ratusan juta dan pengembang hanya membantu Rp 1,5 juta. Mereka biasanya memperbaiki jalan dengan beli satu sak semen lalu ditambal," lanjutnya.

Bahkan sudah terdapat beberapa warga yang meninggal dunia namun tak dapat dimakamkan di lahan yang konon disediakan oleh pengembang. 

"Katanya Puri menyediakan, tapi nyatanya setelah 10-15 orang tidak bisa dimakamkan di sana sehingga kami beli sendiri sekitar 2.700 meter," lanjutnya.

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

Tak hanya itu, warga sempat kembali patungan untuk perbaikan gorong-gorong akibat banjir. Atas tindakan lepas tangannya pihak pengembang membuat warga merasa jenuh dan berharap bantuan dari Pemkot Malang.

"Kami ingin fasilitas umum segera diserahkan karena tidak dirawat oleh pengembang, sementara warga taat bayar pajak. Akhir-akhir ini kelihatan agak loyo karena kejadian ini, sudah usaha tapi tidak dapat pembagian kue pembangunan," tegasnya.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat turut menanggapi. Menurutnya fasilitas seperti jalan, drainase, air bersih hingga pemakaman seharusnya menjadi kewajiban pengembang. 

"Akhirnya yang merasa kesulitan bukan pengembang, tapi warga. Apabila pengembang mau menyerahkan PSU ke pemerintah, harus dengan kondisi yang baik," jelasnya. 

Penyerahan PSU menjadi salah satu sorotan dari KPK. Wahyu menyampaikan apabila pengembang tak jua menyelesaikan persoalan tersebut, Pemkot Malang dapat meminta bantuan dari KPK. 

"Kalau pengembang tetap seperti itu kita minta KPK yang menyelesaikan agar kita tidak dianggap mempersulit. Di Kabupaten Malang pernah ada satu pengembang yang seperti itu. Setelah KPK turun ke pengembang, tidak pakai lama sudah bisa selesai," ujar Wahyu.(*)

Baca Sebelumnya

Pendukung dan Simpatisan Anies - Muhaimin Tumpah Ruah di Kota Sorong

Baca Selanjutnya

Guru SD Honorer di Kediri Dapat Tawaran Jadi Staf Ahli Bupati, Begini Sosoknya

Tags:

Perum Cempaka Putih 2 PCP 2 Kota Malang Penyerahan PSU

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar