Menyatu dalam Hening, Yoga Jadi Ruang Inklusi untuk Teman Tuli di Surabaya

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

28 Sep 2025 20:01

Thumbnail Menyatu dalam Hening, Yoga Jadi Ruang Inklusi untuk Teman Tuli di Surabaya
Yoga yang difasilitasi oleh Hotel Midtown Residence untuk 20 teman tuli, 28 September 2025. (Foto: Marcomm Midtown Residence)

KETIK, SURABAYA – Minggu Sore itu, 28 September 2025, langit Surabaya mulai meredup. Itu ketika 20 teman Tuli duduk rapi di atas matras berwarna-warni di sisi kolam renang tertinggi Hotel Midtown Residence, Surabaya Selatan.

Mereka bukan sekadar berolahraga, melainkan merasakan pengalaman pertama dalam hidup mengikuti kelas Yoga khusus untuk teman Tuli.

Di depan mereka berdiri Coach Noy, instruktur yoga yang dengan penuh kesabaran menunjukkan gerakan demi gerakan.

Tidak sendirian, ia ditemani Shafa dari Kitasetara Foundation yang berperan sebagai juru bahasa isyarat. Setiap instruksi diterjemahkan ke dalam gerakan tangan, membuat suasana kelas terasa penuh semangat meski tanpa banyak kata.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Gerakan dimulai pelan twisting, side bend, hingga butterfly. Antusiasme terpancar dari wajah peserta, sesekali tersenyum malu saat salah mengikuti pose. Perlahan, mereka melangkah ke gerakan inti seperti low lunge dan twisting, lalu menutupnya dengan childpose.

“Seru dan menyenangkan bisa berkesempatan mengajari gerakan Yoga tersebut ke teman Tuli, mereka penuh semangat dan fokus mengikuti semua gerakan,” ungkap Noy.

Devi (22), salah satu peserta, bahkan tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya meski tubuhnya terasa pegal. Menggunakan bahasa isyarat Bisindo, ia berkata,

“Saya senang, tadi seru banget tapi sakit,” lalu tertawa manis.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari program Midtown Connect milik Midtown Hotels Indonesia.

Sejak 2024, mereka menghadirkan Kopi Tutur Rasa sebuah ruang pemberdayaan bagi barista Tuli untuk belajar meracik kopi dan melayani pelanggan.

Kini, kelas yoga menambah warna baru dalam upaya menciptakan ekosistem inklusif.

Tak hanya yoga, pengunjung juga diajak berinteraksi lewat berbagai aktivitas di area bazar dari Doodle Corner, Tarot Corner, hingga Kitasetara Corner yang mengenalkan bahasa isyarat dasar Bisindo dan huruf braille.

Aroma kopi khas buatan barista Tuli pun memenuhi udara. Mereka memperkenalkan kreasi unik seperti Kopi Klepon Gen-Z, Roasted Cone Coffee, Berry Fit Latte, hingga Sakura Coffee.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah kedai Layar TanCUP.

Dengan kain linen putih sebagai layar dan cahaya lampu dari belakang, aktivitas barista saat meracik kopi membentuk siluet seperti wayang atau layar tancap, menghadirkan nostalgia tahun 90-an.

Seluruh kegiatan ini tak lepas dari dukungan komunitas dan mitra seperti Kitasetara Foundation, Fablyme, Fitness Work, Ladang Lima, ForDive Parfume, Skinda, dan Nawaya Beauty Clinic.

Kolaborasi itu menjadi simbol nyata bahwa kesetaraan bukan sekadar wacana, melainkan pengalaman hidup yang bisa dirasakan bersama.

Di Surabaya sore itu, yoga bukan lagi sekadar olahraga untuk kesehatan. Ia menjelma menjadi bahasa universal sebuah cara sederhana untuk menunjukkan bahwa inklusi bisa terwujud dalam hening, gerakan, dan tawa bersama. (*)

Baca Sebelumnya

LBH Mitra Santri Situbondo Minta Kebijakan Penangkasan Dana Transfer Daerah Direvisi

Baca Selanjutnya

18 Orang Selamat dalam Insiden Kebakaran Kapal OKI Pulp di Dekat Jembatan Musi 4

Tags:

yoga yoga Surabaya yoga teman tuli Midtown Residence Midtown Surabaya surabaya yoga untuk teman tuli

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar