Menteri PKP Usul Pinjol Dihapus, Hambat 'Wong Cilik' Punya Rumah

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

17 Okt 2025 19:45

Thumbnail Menteri PKP Usul Pinjol Dihapus, Hambat 'Wong Cilik' Punya Rumah
Menteri PKP RI, Maruarar Sirait mengusulkan pinjol dihapus agar wong cilik mudah punya rumah subsidi. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengusulkan agar pinjaman online (pinjol) dihapuskan. Hal tersebut yang menjadi akar dari persoalan susahnya 'wong cilik' atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah.

Menteri Ara menjelaskan banyak masyarakat yang terjebak pinjol maupun rentenir akibat prosesnya yang mudah dan cepat. Meskipun memiliki suku bunga yang relatif tinggi, namun kedua hal tersebut yang lebih diutamakan oleh rakyat.

"Sekarang masa negara kalah dengan rentenir. Kita harus bikin program yang mudah, cepat, dan murah. Makanya saya buat program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan," ujarnya, Jumat 17 Oktober 2025 di Kota Malang.

KUR Perumahan sendiri merupakan program untuk membantu UMKM mulai dari pengembang, kontraktor, pedagang bahan bangunan, maupun perorangan untuk berkemembeli maupun membangun rumah. UMKM hanya perlu membayar bunga 6 persen per tahun untuk plafon kredit hingga Rp500 juta.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

"Jadi enggak perlu ke rentenir lagi. Untuk yang mau jualan di rumahnya, buka warung, ini kan banyak. Jadi bunganya 6 persen pertahun. Coba saja kalu ke rentenir bisa 2-3 persen per bulan," lanjutnya.

Untuk itu, Ara telah menyampaikan ke Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa agar pinjol dapat segera dilarang keberadaannya.

Menurutnya banyak konsumen dan pengembang yang mengeluh kesulitan mengajukan rumah subsidi akibat terkendala Sistem Layanan Informasi Keuangan (SILK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kalau boleh diputihkan, supaya orang kalau mau mengajukan kredit rumah, wong cilik itu jangan terhambat. Gara-gara cuma berapa ratus ribu dia nggak bisa karena terkena SILK OJK. Jadi menurut saya itu yang kita lakukan," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Baca Sebelumnya

Antusiasme Pelajar Ikuti Lomba Cerdas Cermat dan Duta Kamtibmas Polres Mojokerto

Baca Selanjutnya

Ugal-ugalan di Simpang Charitas Palembang, Anak Jalanan Pemukul Kaca Mobil Dibekuk Polisi

Tags:

maruarar sirait menteri pkp Kota Malang pinjol Pinjol dihapus Rumah Subsidi

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H