Mengungkap Asal Usul Idulfitri, Makna Kembali ke Fitrah dalam Tafsir Syekh Nawawi Al-Bantani

Jurnalis: Siska Nabilah Qothrotun Nada
Editor: Rahmat Rifadin

20 Mar 2026 05:15

Thumbnail Mengungkap Asal Usul Idulfitri, Makna Kembali ke Fitrah dalam Tafsir Syekh Nawawi Al-Bantani
Ilustrasi IdulFitri (Desain: Siska Nabilah Qothrotun Nada/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Idulfitri merupakan momentum tahunan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hari raya ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang sarat makna. Pada hari tersebut, umat Muslim merayakan kemenangan spiritual setelah menjalani berbagai bentuk pengendalian diri, mulai dari menahan lapar dan dahaga hingga menjaga perilaku serta ucapan.

Di berbagai daerah, suasana Idulfitri identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara. Jalanan kota besar pun kerap terlihat lebih lengang karena banyak masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Tradisi ini semakin menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi.

Dalam ajaran Islam, Idulfitri dipahami sebagai hari kemenangan bagi umat Muslim. Kemenangan tersebut tidak hanya dimaknai secara lahiriah, tetapi juga sebagai keberhasilan dalam mengendalikan hawa nafsu selama Ramadan. Al-Qur’an menggambarkan kegembiraan ini dalam Surah Yunus ayat 58 yang menyatakan bahwa manusia dianjurkan bergembira atas karunia dan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala (SWT), karena hal tersebut lebih baik dari segala sesuatu yang dikumpulkan manusia di dunia.

Dikutip dari situs web Bincangmuslimah.com bahwa makna Idulfitri sendiri telah banyak dijelaskan oleh para ulama. Salah satu penjelasan menarik datang dari ulama besar Nusantara, Syekh Nawawi Al-Bantani. Ulama asal Serang, Banten ini menjelaskan bahwa kata “Idulfitri” berkaitan erat dengan istilah fitrah. Dalam kajian tafsirnya, fitrah memiliki beberapa makna yang saling berkaitan dengan hakikat penciptaan manusia.

Baca Juga:
Perkuat Visi Misi, Pakaidonk Siapkan Ekspansi Luar Negeri

Pertama, fitrah dimaknai sebagai al-ibda’ atau permulaan penciptaan. Makna ini merujuk pada konsep bahwa Allah SWT adalah pencipta pertama dari segala sesuatu di alam semesta. Dalam Al-Qur’an, makna tersebut tercermin dalam beberapa ayat yang menegaskan bahwa tidak ada sesuatu pun yang mendahului penciptaan Allah.

Kedua, fitrah juga diartikan sebagai proses penciptaan manusia itu sendiri. Dalam Surah Yasin ayat 22 disebutkan bahwa manusia seharusnya menyembah Tuhan yang telah menciptakannya. Kata faṭaranī dalam ayat tersebut memiliki makna yang sepadan dengan kata khalaqtanī, yakni “yang telah menciptakanku”.

Selain itu, fitrah juga dimaknai sebagai tauhid, yakni pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini dijelaskan dalam Surah Ar-Rum ayat 30 yang menyebutkan bahwa manusia diciptakan dalam keadaan fitrah, yakni kondisi suci yang mengakui keesaan Allah. Fitrah tersebut telah melekat sejak manusia belum lahir ke dunia.

Melalui pemahaman tersebut, Idulfitri dapat dimaknai sebagai momen kembalinya manusia kepada keadaan fitrah. Setelah menjalani proses spiritual selama Ramadan, umat Islam diharapkan kembali pada kesucian hati, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang 0,34 Persen, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Selama Lebaran jadi Pemicu

Dengan demikian, Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga pengingat bahwa manusia pada hakikatnya diciptakan dalam keadaan suci. Momentum ini mengajarkan umat Islam untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan, mempererat persaudaraan, serta menjalani kehidupan sesuai dengan fitrah yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta. (*)

Baca Sebelumnya

Kecelakaan Tugboat di Perairan PT ASL Telan Korban Jiwa, DPRD Batam Gelar RDPU

Baca Selanjutnya

Polres Lebak Siapkan 8 Pospam dan 2 Posyan dalam Operasi Ketupat Maung 2026

Tags:

Idulfitri Fitrah ramadan Tafsir lebaran

Berita lainnya oleh Siska Nabilah Qothrotun Nada

Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

14 April 2026 16:59

Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

14 April 2026 06:40

Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

14 April 2026 05:00

5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

13 April 2026 20:50

Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

13 April 2026 16:05

Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu Sekarang

13 April 2026 09:15

Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu Sekarang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar