Mengenal Prof Kiki Fibrianto, Profesor Bidang Ilmu Sensoris Pangan Pertama di Indonesia

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

21 Agt 2025 15:27

Thumbnail Mengenal Prof Kiki Fibrianto, Profesor Bidang Ilmu Sensoris Pangan Pertama di Indonesia
Prof Kiki Fibrianto menjadi Profesor bidang Ilmu Sensoris Pangan pertama di Indonesia, dari FTP UB. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Prof Kiki Fibrianto telah resmi dikukuhkan sebagai profesor di bidang Ilmu Sensoris Pangan pada Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB). Dengan pengukuhan tersebut, membuat pria asli Malang itu menjadi Profesor Ilmu Sensoris Pangan pertama yang ada di Indonesia.

Gelar tersebut berhasil ia raih setelah melakukan riset mendalam terkait teh daun kopi dan juga Model Face-DAKO (Facial-based Cognitive Model for Daun Kopi). Face-DAKO sendiri mengintegrasikan AI dengan kognisi pangan untuk mengetahui potensi relaksan teh daun kopi secara objektif dengan cara analisis ekspresi wajah. 

Prof Kiki menjelaskan bahwa kegemarannya dalam menggeluti ilmu sensoris sendiri bukan tanpa alasan. Berawal dari impian masa mudanya dulu untuk menjadi dokter, Prof Kiki pun mulai mencari jalan lain untuk dapat merealisasikan mimpinya itu.

"Tertarik karena dulu cita-cita jadi dokter. Kebetulan rezeki di teknologi pangan, maka ilmu sensorik ini yang menjembatani antara bidang ilmu medikal dan juga teknologi pangan," ujarnya, Kamis 21 Agustus 2025.

Baca Juga:
Kisah Inspiratif Zachcaria, Siswa SMKN 4 Malang Juara LKS Jatim dan Lolos UB

Face-DAKO yang ia kembangkan, dalam penggunaannya masih dalam konteks kognisi pangan. Dalam kognisi pangan, Prof Kiki menyelami hubungan yang kompleks antara komponen pangan dengan fungsi kognitif maupun kondisi emosional manusia.

Saat ini, Prof Kiki juga tengah mengembangkan sebuah alat baru yang dapat digunakan untuk memindai sinyal elektris yang ada di otak. Melalui alat tersebut, ia berupaya untuk membantu berbagai pihak untuk memahami kognisi pangan.

"Hambatan yang paling besar terletak di ketersediaan alat. Tapi alhamdulillah dalam setahun terakhir kami mendapat bantuan sehingga bisa beli alat yang sesuai harapan untuk pengembangan ide tersebut," lanjutnya.

Sudah banyak jurnal ilmiah, buku, hingga seminar internasional yang dilakukan oleh Prof Kiki, khususnya di Ilmu Sensoris Pangan. Bahkan risetnya dengan judul 'Lmu Sensori: Perspektif Fisiologi, Psikologi Dan Psikofisik Pada Penginderaan Pangan' berhasil mendapatkan HAKI pada tahun 2024 lalu.

Baca Juga:
Semarak HUT ke-34, Kombel SMAGONTA Ceria Gelar Workshop AI Generatif untuk Transformasi Pembelajaran

Tak hanya itu, Prof Kiki juga aktif sebagai Wakil Ketua di Asosiasi Sensori Indonesia (Asesindo) untuk periode 2023-2026. Ia juga menunjukkan dedikasinya di bidang pertanian dengan menjadi Dewan Pakar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Malang pada 2022-2028.

Baca Sebelumnya

Tampil Apik, Eduardo Perez Berencana Pasang Toni Firmansyah saat Lawan Bali United

Baca Selanjutnya

Bupati Asahan Hadiri Rakor Ekonomi Makro Sumut, Jadi Komitmen Konkret Pembangunan Daerah

Tags:

Prof Kiki Fibrianto Profesor Ilmu Sensoris Pangan FTP UB Universitas Brawijaya Ilmu Sensoris Pangan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

16 April 2026 20:36

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

16 April 2026 20:23

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

16 April 2026 19:44

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

16 April 2026 19:16

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H