Mengenal Pot Kokedama dari Kota Batu yang Tembus Pasar Jepang

Jurnalis: Sholeh
Editor: Mustopa

1 Feb 2024 18:20

Thumbnail Mengenal Pot Kokedama dari Kota Batu yang Tembus Pasar Jepang
Dwi Lily Indayani menunjukkan tanaman Hias Kokedama. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

KETIK, BATU – Pot Kokedama buatan Creative Kokedama Desa Sidomulyo Kecamatan Bumiaji Kota Batu berhasil menembus pasar Jepang.

Dwi Lily Indayani pemilik Creative Kokedama menjelaskan, Koke berarti lumut atau moss, sementara dama berarti Bola. Jadi, Kokedama adalah media tanam bunga dari lumut berbentuk bola atau bola lumut Jepang. 

Namun, di Kota Batu, Lily berinovasi dengan mengganti lumut dengan serabut kelapa. Serabut kelapa itulah yang kemudian dibalutkan ke media tanam hingga bundar seperti bola.

"Selain ekspor Pot Kokedama ke Jepang. Kita titip tanaman Kokedama di outlet di Kota Batu, Malang, Surabaya, Jakarta," katanya, Kamis (25/1/2024).

Baca Juga:
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Lili menekuni Kokedama berawal dari keinginan membuat tanaman Kokedama untuk souvenir pernikahannya pada 2017. Namun tak disangka, banyak teman Lily yang tertarik dengan tanaman Kokedama usai pernikahan tersebut.

Ia membaca hal itu sebagai peluang usaha. Akhirnya, Lily mengembangkan tanaman Kokedama hingga sekarang.

Karyawan Creative Kokedama sedang membuat pot Kokedama untuk di ekspor ke Jepang. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

Baca Juga:
Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

"Keunggulan tanaman hias menggunakan teknik Kokedama adalah tanaman tidak mudah besar. Karena pertumbuhan akar dibatasi. Selain itu, lebih praktis untuk diletakkan dimanapun," jelas perempuan 36 tahun itu.

Lily menyebutkan, penggunaan teknik Kokedama tersebut juga dalam rangka menambah nilai jual suatu bunga. Jika suatu jenis bunga hanya laku dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu, maka dengan menggunakan Kokedama bisa laku Rp 50 ribu. 

"Jenis bunga yang biasa ditanam menggunakan Kokedama yaitu, Kalathea, Peperomia, Philodendron, Sansievera, Kriptantus, Sirih Hias dan Aglaonema," urainya.

Creative Kokedama Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu kembali akan mengekspor pot Kokedama ke negeri asalnya yaitu Jepang. 

Penandatanganan kesepakatan ekspor itu dilakukan oleh CV Bunga Melati selaku perusahaan yang menaungi Creative dengan Kokedama Bond Syoji.co.Ltd Jepang, Selasa (23/01/2023) kemarin.

Sebanyak 20 ribu atau 2 kontainer pot Kokedama akan dikirim ke Jepang melalui Bond Syoji.co.Ltd.

Lily menyebutkan, nilai ekspor tersebut mencapai 26.100 US Dollar atau kisaran Rp 400 juta. di tahun 2023 lalu Creative Kokedama sudah mengekspor 10.450 biji Pot Kokedama ke Jepang.

PJ Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa kehadirannya pada penandatanganan kerjasama antara Creative Kokedama Kota Batu dengan Bond Syoji.co.ltd Jepang di Kampung Sakura Desa Sidomulyo Kota Batu merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kota Batu, untuk mengembangkan produk pertanian dan UMKM Kota Batu menembus pasar global.

"Kita tahu bersama bahwa apa yang dilakukan Kokedama digagas anak-anak muda. Kita hadir disini untuk memberikan dukungan dan meyakinkan Distributor Jepang bahwa apa yang kita dilakukan saat ini sangat serius dan Pemerintah memberikan dukungan," ujar Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat menghadiri Penanganan 

Menurut Aries semakin tingginya produk Kokedama dipasarkan ke Jepang, maka dampak yang dirasakan adalah lapangan pekerjaan yang terbuka secara masif dan akan mengurangi pengangguran.  (*)

Baca Sebelumnya

Pelantikan KPPS di Sleman Viral Gara-Gara Snack Tak Layak, Ini Klarifikasi KPU

Baca Selanjutnya

Wow! Anggaran Penanganan Stunting Pemkab Bondowoso Capai Rp101 Miliar

Tags:

Kota Batu Creative Kokedama kokedama ekspor

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar